BUDIDAYA TANAMAN MANGGIS DI DESA CIMANGGIS KECAMATAN CICANTAYAN
Buah yang satu ini memiliki warna kulit buah hitam. Dalam perkembangannya buah manggis sangat diminati bahkan sudah mencapai komoditas ekspor, selain rasanya yang enak, manggis juga bisa dikategorikan sebagai buah yang termasuk buah Organik karena dalam budidayanya tanaman manggis tidak terlalu banyak menggunakan bahan pestisida pabrikan, bahkan sama sekali tanpa menggunakannya. Perbanyakan tanaman Manggis dapat dilakukan melalui cara generatif (dengan biji) atau vegetatif (Sambung Pucuk). Pengadaan benih dengan cara generative Memilih biji-biji yang tulen/murni dilakukan dengan mencuci biji-biji dahulu agar daging buah yang menempel terlepas. Biji yang dipilih dikeringkan pada tempat terbuka, tidak terkena sinar matahari langsung. Penyimpanan diusahakan agar tidak berkecambah/rusak dan merosot daya tumbuhnya. Proses pemasakan biji dilakukan dengan baik (dengan cara diistirahatkan beberapa saat), sesudah diambil dari buahnya. Setelah itu biji ditanam. Persyaratan Benih Diantaranya Biji berasal dari varietas unggul, berumur lebih dari 15 tahun, produktif dan produksi stabil.Biji berasal dari buah masak pohon, yang besarnya normal dan mulus. Biji dikeringanginkan di tempat teduh. Biji-biji yang memenuhi syarat adalah berukuran relatif besar, ukuran seragam, bernas dan tidak cacat. Perbanyakan secara Vegetatif yaitu dengan cara Sambung pucuk atau juga disebut enten, adalah menggabungkan batang bawah tanaman (understam) dengan batang atas (entris) sehingga terbentuk tanaman yang mempunyai sifat perpaduan antara batang bawah dengan sifat batang atas yang diinginkan. Dengan melakukan sambung pucuk diharapkan akan didapatkan sifat- sifat unggul dari masing- masing tanaman yang kita inginkan. Tanaman yang enggan berbuah juga bisa dibuat rajin berbuah dengan jalan sambung pucuk pada batang yang ditumbuhkan tunasnya sebagai batang bawahnya. Pemupukan dilakukan Dua kali per tahun dengan dosis: Umur (tahun) Pukan (kg) Urea (g) SP-36 (g) KCl (g) 1 – 2 20 50 25 25 2 – 4 20 100 50 50 4 – 6 20 200 100 100 6 – 8 40 400 800 800 9 -10 80 800 1.500 1.500 Ø 10 80 1.000 2.500 1.500 Oleh : Yongyong Su Penyuluh THLTBPPD, BPP Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat