Loading...

Budidaya Ternak Kambing Di Kecamatan Batanghari Lampung Timur

Budidaya Ternak Kambing Di Kecamatan Batanghari Lampung Timur
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya kambing : Memilih bibitPemilihan bibit dianjurkan dari daerah setempat, bebas dari penyakit dan dari ketunan yang baik. Calon induk umur berkisar antara lebih dari 12 bulan (2 buah gigi seri tetap),tingkat kesuburan reproduksi sedang,sifat keindukan baik,tubuh tidak cacat,berasal dari keturunan kembar (kembar 2), jumlah puting 2 buah dan berat badan lebih dari 20 kg.Calon pejantan mempunyai penampilan bagus dan besar umur lebih dari 1,5 tahun, keturunan kembar, mempunyai nafsu kawin besar, sehat dan tidak cacat. Pakan: Pakan ternak kambing terdiri dari 2 jenis yaitu: (1)pakan dasar (pakan hijauan) terdiri dari jenis rumput-rumputan, lamtoro, gamal, daun nangka. Pemberian hijauan sebaiknya mencapai 3% berat badan (dasar bahan kering) atau 10-20% berat badan (dasar bahan segar). Jumlah pakan dasar kambing per hari. Anak kambing yang sudah di sapih diberikan sebanyak 2-3 kg/ekor/hari, kambing pejantan muda diberikan 4-5 kg/ekor/hari, kambing pejantan diberikan 5-6 kg/ekor/hari. (2) Pakan tambahan/pakan penguat/konsentrat dapat disusun dari bungkil kelapa, ampas tahu, dedak, tepung ikan ditambah mineral dan vitamin. Pada kambing pemberian konsentrat biasanya berkisar sekitar 200 sampai 300 g/ekor/hari atau sebanyak 0,5 – 1,5% dari bobot tubuh kambing. Untuk kambing jantan yang sedang dalam periode memacek sebaiknya ditambah konsentrat± 1 kg. Konsentrat yang terdiri dari campuran 1 bagian dedak dengan 1 bagian bungkil kelapa saja dan ditambah garam secukupnya adalah cukup baik sebagai konsetrat. Kandang: Kandang harus segar (ventilasi baik, cukup cahaya matahari, bersih, dan minimal berjarak 5 meter dari rumah). Ukuran kandang yang biasa digunakan adalah : Kandang beranak : 120 cm x 120 cm /ekor Kandang induk : 100 cm x 125 cm /ekor Kandang anak : 100 cm x 125 cm /ekor Kandang pejantan : 110 cm x 125 cm /ekor Kandang dara/dewasa : 100 cm x 125 cm /ekor. Pencegahan penyakit : sebelum ternak dikandangkan, kambing harus dibebaskan dari parasit internal dengan pemberian obat cacing, dan parasit eksternal dengan dimandikan. Pengelolaan Reproduksi: (1)Kambing mencapai dewasa kelamin pada umur 6 s/d 10 bulan, dan sebaiknya dikawinkan pada umur 10-12 bulan atau saat bobot badan mencapai 55 - 60 kg. (2)Lama birahi 24 - 45 jam, siklus birahi berselang selama 17 – 21 hari.(3)Tanda-tanda birahi : gelisah, nafsu makan dan minum menurun, ekor sering dikibaskan, sering kencing, kemaluan bengkak dan mau/diam bila dinaiki. (4)Ratio jantan dan betina = 1 : 10. Siklus reproduksi kambing: (1)Masa bunting 144 – 156 hari (± 5 bulan). (2) Masa melahirkan, penyapihan dan istirahat ± 2 bulan. Sumber : https://www.infoagribisnis.com/2016/08/bibit-kambing/ dan https://ayobudidaya.com/peternakan/ini-dia-ukuran-ideal-kandang-kambing/https://ayobudidaya.com/peternakan/ini-dia-ukuran-ideal-kandang-kambing/ (Ditulis Oleh : Herlina,S.P.Penyuluh Pertanian Madya (KJF) di Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Lampung Timur)