Aceh Besar. Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menargetkan penanaman di lahan seluas 6.500 hektare. Dengan melihat potensi lahan, ketersediaan air, dan antusias para petani, diharapkan Aceh Besar kembali dapat meraih surplus padi dan menjadi salah satu lumbung pangan di Provinsi Aceh. Hal itu dikemukakan Ir Mawardi Ali kegiatan Penyemaian Benih Padi musim tanam gadu tahun 2020 di areal persawahan Gampong Seumeureng, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar.Hadir dalam kesempatan itu, Dandim 0101/BS Kol Inf Hasandi Lubis SIP, ketua dan anggota Komisi II DPRK Aceh Besar, Asisten II Setdakab Aceh Besar M Ali SSos MSi, Kadistan Aceh Besar Azhar Abdul Gani, Kadis Pangan Aceh Besar Ir Fuadi Ahmad, Kabidluh Pertanian Aceh Besar Fahrizal, Kabid Produksi Dinas Pertanian Aceh Besar HasballahSp, Kabag Humas dan Protokol Aceh Besar Muhajir SSTP MPA, Penyuluh Pertanian Lapangan Aceh Besar , Mantri Tani, dan Tokoh-tokoh masyarakat. Dikatakan Mawardi, musibah Covid-19 yang sekarang melanda Indonesia sangat mempengaruhi kondisi ekonomi dan sosial masyarakat, termasuk di Aceh Besar. Untuk itulah, Pemkab Aceh Besar bekerjasama dengan jajaran Kodim 0101/BS berusaha meningkatkan ekonomi petani melalui penanaman padi musim tanam gadu ini."Dunia telah memprediksi bahwa bulan September, Oktober dan seterusnya akan mengalami Krisis Pangan. Seperti ramai diberitakan, bahwa organisasi pangan dan pertanian dunia Food Agriculture Organization (FAO) akan terjadi krisis pangan ditengah Pandemi Covid-19 ". Tegas Bupati. Istimewanya, jelas Mawardi, pihaknya menyediakan benih dan olah tanah secara gratis bagi petani. "Bantuan ini merupakan dukungan dan kepedulian kita bagi petani, sehingga pendapatan dan hasil produksi petani akan lebih baik di tengah musibah Covid-19 ini," ungkap Bupati Aceh Besar. Menyikapi karunia Allah SWT berupa pencapaian surplus padi pada musim tanam yang lalu di Aceh Besar mencapai 160.182.692 ton, Bupati Mawardi Ali meminta semua untuk selalu bersyukur dan tak boleh takabur. Sebaliknya, dengan hasil yang sangat baik tersebut harus semakin memotivasi demi menjaga dan meningkatkan produksi sektor pertanian. Kepada para PPL dan Mantri Tani sebagai Garda Terdepan dalam Ketahanan Pangan di Aceh Besar yang mempunyai dedikasi tinggi bersama sama mendampingi Petani untuk menyukseskan musim tanam gadu 2020.