Loading...

BUPATI BENGKAYANG KUKUHKAN PENGURUS KTNA KABUPATEN

BUPATI BENGKAYANG KUKUHKAN PENGURUS KTNA KABUPATEN
Bertempat di Aula Kantor Bupati Bengkayang, Rabu (3/6/15) dilaksanakan Pengukuhan Pengurus Kelompok Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kab. Bengkayang masa bakti 2015-2020. Pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bengkayang Suryadman Gidot. Acara ini dihadiri Ketua KTNA Provinsi Kalimantan Barat Supardi A. Kadir, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Kalbar yang diwakili oleh Ka. BPTP Ir. Jiyanto, MM, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Prop. Kalbar, Kepala Dinas Pertanian Kab. Bengkayang, para undangan dari pimpinan SKPD di Kab. Bengkayang, Ketua dan Anggota KTNA Kecamatan, dan sejumlah staf Dinas Pertanian Kab. Bengkayang. Bapak H. Tepel kembali dikukuhkan sebagai Ketua KTNA Kab. Bengkayang, karena periode sebelumnya beliau juga sebagai Ketua KTNA Kab. Bengkayang. Sebelum acara pengukuhan dilakukan, H.Tepel juga diberi kesempatan menyampaikan sambutan. Secara umum, beliau mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bengkayang dan Dinas Pertanian Kab. Bengkayang atas fasilitasi acara pengukuhan pengurus KTNA ini. Sementara Ketua KTNA Propinsi Kalbar mengatakan bahwa KTNA merupakan organisasi kemasyarakatan yang bertujuan membangun dan mensejahterakan masyarakat petani, tanpa adanya unsur politik, sehingga organisasi KTNA bersama Pemerintah dengan masyarakat dapat berkontribusi untuk kesejahteraan petani. Bapak Suryadman Gidot, dalam sambutannya mengatakan akan mendukung program kerja KTNA. Beliau berharap KTNA dapat ikut serta membangun pola pikir kelompok tani agar lebih produktif serta di masa yang akan datang kelompok tani atau gapoktan bisa berkembang menjadi sebuah Kelembagaan Ekonomi Petani. Bagi pengurus KTNA Kab. Bengkayang yang baru dikukuhkan juga mulai melakukan pekerjaan diantaranya persiapan Rembug Pengurus KTNA, Pekan Daerah (PEDA) Tingkat Propinsi Kalbar yang akan diadakan di Kabupaten Kapuas Hulu pada tahun 2016 dan Pekan Nasional (PENAS) di Propinsi Nangroe Aceh Darussalam pada tahun 2017. (wem's #6)