Loading...

Bupati Kolaka Timur Menyerahkan Bantuan Pupuk Organik Cair (poc) Kepada Petani Di Desa Gunung Jaya, Kec. Dangia, Kolaka Timur

Bupati Kolaka Timur Menyerahkan Bantuan Pupuk Organik Cair (poc) Kepada Petani Di Desa Gunung Jaya, Kec. Dangia, Kolaka Timur
Dangia – Bupati Kolaka Timur (Koltim) Toni Herbiansyah menyerahkan bantuan berupa pupuk Organik Cair kepada para petani padi sawah di desa Gunung Jaya Kecamatan Dangia Kabupaten Kolaka Timur pada hari Rabu 22 Januari 2019. Dalam kegiatan ini Bupati Koltim di dampingi oleh Kepala dinas Tanaman Pangan Peternakan dan hortikultura (Distanak) kabupaten koltim (Lasky Paemba) Serta camat Dangia (Marsalim), Kepala BP3K Dangia (Tinus Sere). Hadir pula Kepala Desa Gunung jaya (Sutrisno Handoko) selaku kepala desa tuan rumah, dan seluruh petani yang terdapat di kecamatan Dangia. Sebagai pembuka kegiatan ini, Kepala Distanak koltim menyampaikan beberapa sambutan. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa selama periode tahun 2019 pemerintah Kab. Koltim telah menyalurkan bantuan kepada petani di kecamatan Dangia berupa benih padi sawah sebanyak 9.750 Kg, benih jagung sebanyak 19.005 Kg, bibit tanaman kopi sebanyak 10.000 Pohon, dan Peremajaan kakao (sambung pucuk) sebanyak 225.000 Pohon. Dalam sambutannya, Bupati Koltim menyampaikan bahwa tujuan diberikannya bantuan Pupuk Organik Cair (POC) ini adalah agar para petani tidak hanya bergantung pada pupuk kimia. Dalam arti Bupati Koltim sangat mendorong penggunaan POC oleh petani dalam menggarap lahan pertaniannya. Dalam kesempatan ini Bupati Koltim juga menguraikan beberapa kelebihan penggunaan POC dibandingkan pupuk kimia. Ia mengatakan bahwa POC sangat ramah lingkungan karena tidak memiliki kandungan bahan kimia. Selain itu POC juga banyak mengandung senyawa-senyawa mikro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman dan tanah itu sendiri, sedangkan pupuk kimia tidak memiliki senyawa-senyawa mikro ini. Ia juga menandaskan bahwa implikasi dari penggunaan POC ini adalah dapat menghasilkan bahan pangan atau beras organik yang sangat berkualitas dan bebas dari pestisida dan bahan kimia berbahaya. Beras kategori ini memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi. Terlebih lagi saat ini beras organik sangat diburu oleh konsumen kalangan menengah keatas karena tidak memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Oleh karena itulah beras organik memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi. Diakhir sambutannya, Bupati koltim sangat mengharapkan petani sawah agar dapat meningkatkan kualitas dan hasil produksinya. Dengan demikian kabupaten Koltim dapat memiliki ketahan pangan dan swasembada pangan yang mandiri. Sehingga dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat Koltim pada umumnya yang mayoritas berprofesi sebagai petani. Penulis: Agus Purna Irawan