Cabe Keriting Farietas LadohFarietas Ladoh, milik Kelompok Tani kembang saliwu Pak Ali Ashar, Kab.Maluku Tengah,Kec,Seram Utara Timur Kobi, Desa Sariputih SP-2 : Dapat tumbuh pada dataran rendah yang kurang berair sampai dataran tinggi,Agar Tanaman tumbuh Optimal dibutuhkan keadaan yang normal :Tanah yang sesuai lempung berpasir dengan dengan struktur remah,gembur,tidak terlalu liat dan kaya akan bahan Organic. Derajat keasaman (pH)berkisar 6,7. Air merupakan Unsur penting dalam pertumbuhan Cabai Keriting. Bila kekurangan air; Tanaman tumbuh kurus,kerdil,layu dan akhirnya mati. Ketersediaan air diareal pertanaman Cabe Keriting Farietas Ladoh merupakan sebagai dasar menentukan saat tanam Cabe Keriting Farietas Ladoh yang baik. Iklim merupakan Faktor terpenting dalam usaha budidaya Cabe Keriting Farietas Ladoh adalah Angin,curah hujan,cahaya matahari,suhu,dan kelembapan. Suhu antara 2 - 57C Lokasi Sariputih SP-2 . Pilih Lokasi Sariputih SP-2 yang mudah dijangkau,harus mendapat penyinaran penuh,hindari dari areal bekas- bekas tanaman cabe atau sepamilinya. Pemilihan Varietas juga merupakan Faktor penentu dalam budidaya tanaman cabe. Keriting terhadap lingkungan dan serangan hama penyakit terutama pada musim hujan harus di pilih Varietas yang tahan. Untuk mendukung pertumbuhan Cabai Keriting, persiapan Lokasi Sariputih SP-2 penanaman sebaik mungkin yang meliputi: Membersihkan lahan dari rumput,gulma atau jerami pada lahan bekas sawah.dengan membabat atau menggunakan herbisida/racun rumput. Pembajakan tanah dasar agar tanah gembur dan alus lancar.kalau pada tanah masam sebaiknya bersamaan dengan pengolahan tanah pertama ini dilakukan dengan memberikan kapur pertanian dengan 1 Ton/Ha. Membuat bedengan agar drainase lahan baik apalagi saat musim hujan.dengan ukuran biasanya. Lebar bedengan 110-120cm. lebar paret antar bedengan 60-80cm. Usahakan panjang bedengan tidak lebih dari 12 m.serta tinggi minimal 30-50cm. Pemberian Pupuk Dasar Dosis Pupuk : Pupuk Mutiara 20 Kg/Ha, NPK, 10 Kg/Ha. Pemasangan mulsa sebaiknya pada saat terik matahari dan dibantu dengan pasak atau penjepit. Pembibitan Cabe Keriting Farietas Ladoh dilakukan saat persiapan lahan sudah mencapai 20-60%.Karena umur bibit siap tanam hanya berkisar 21-25 Hari setelah semai (HSS). Media semai ; berupa campuran Tanah : Pupuk Mutiara = 1 : 1 di ayak sampai halus ditambah 165 gram NPK, dan 75 gram Nematisida Furadan 3G.Fungisida. Campuran tanah media tersebut: Dimasukan Plastik/Tray( Polibag). Siapkan rumah pembibitan berukuran Panjang sesuai keinginan dan lebar 100-110 cm dan tinggi 75-100cm untuk melindungi bibit dari serangan Hama dan Penyakit. Persemayan Benih setelah direndam Disebar merata dikertas/Handuk basah. dilipat/digulung dan disimpan pada suhu 30 – 40 C. Disemprot air tiap pagi dan sore. 4 - 6 hari keluar Radikulasi siap disemai, Lakukan penyemaian benih dengan secara benar .buat lubang sedalam 1,5 cm ditengah-tengah polibag dan benih dimasukkan, Kemudian, tutup dengan campuran tanah dan pupuk kandang. Pemeliharan bibit dilakukan secara intensif yang meliputi : Penyiraman, lakukan pagi dan sore hari, Penyiangan rumput, Membuka dan menutup sungkup serta Pengendalian Hama dan Penyakit. PENANAMAN. Buat lubang tanam pada lahan yang telah tertutup mulsa dengan jarak antar lubang dalam satu baris 60cm dan dibuat Zig-zag. Lubangi dengan besi pemanas (kaleng yang telah diisi bara api), Bibit siap tanam biasanya telah memiliki 4-5 helai daun utama dalam pembibitan atau sekitar 21-25 HSS. Buat lubang sedalam uluran bibit. Bibit lalu dikeluarkan dari plastic polibag secara hati-hati agar media tidak pecah.Selanjutnya tanam dan rapatkan tanah sekitarnya agar berdiri kokoh. Lakukan penyiraman secukupnya.Penanaman sebaiknya dilakukan pada pagi dan sore hari untuk menghindari stress. Pemeliharaan tanaman yang perlu dilakukan dalam budidaya Cabe Keriting Farietas Ladoh meliputi : Penyulaman sedini mungkin terhadap bibit yang mati saat pindah tanam. Perempelan tunas yang muncul dan perempelan bunga pertama agar tanaman kokoh dan memperpanjang masa Vegetatif tanaman. Pemasangan Ajir/tonggak untuk penopang pertumbuhan tanaman. Pemupukan susulan sebaiknya dilakukan tepat waktu (pupuk Coor). Sanitasi lungkungan tumbuh tanaman agar kondisinya selalu bersih.Strategi tepat untuk mengendalikan hama dan penyakit. Dengan menggunakan pestisida, fungisida, dengan interval waktu yang agak pendek 3 - 4 hari sekali dengan dosis rendah (tergantung serangan hama/penyakit tanaman. PANEN. Cabe Keriting Farietas Ladoh siap panen biasanya umur 60-85 Hari setelah tanam tahun 2019 Awal Januari, (HST) Luas Lahan 2 Hektar Sehingga Panen Musim Pertama I, Hasil Panen 5 Ton, Musim II Hasil Panen 4 Ton, Musim III Hasil Panen 3 Ton, dan panen lanjutan mendapatkan 1 ton, lebih dan total hasil panen keseluruhan 13 ton. Ciri-ciri buah siap panen dan cara panen yaitu: Tingkat kematangan sekitar 95-100% Panen biasanya mengikutkan tangkainya dan dipetik secara hatihati agar buah muda tidak rontok. Interval panen sebaiknya dilakukan setiap 4-5 hari sekali. BPP KOBI PENYULUH PERTANIAN STEVANILLA H OROBAYAM,SST Cabe Keriting Farietas LadohFarietas Ladoh, milik Kelompok Tani kembang saliwu Pak Ali Ashar, Kab.Maluku Tengah,Kec,Seram Utara Timur Kobi, Desa Sariputih SP-2 : Dapat tumbuh pada dataran rendah yang kurang berair sampai dataran tinggi,Agar Tanaman tumbuh Optimal dibutuhkan keadaan yang normal :Tanah yang sesuai lempung berpasir dengan dengan struktur remah,gembur,tidak terlalu liat dan kaya akan bahan Organic. Derajat keasaman (pH)berkisar 6,7. Air merupakan Unsur penting dalam pertumbuhan Cabai Keriting. Bila kekurangan air; Tanaman tumbuh kurus,kerdil,layu dan akhirnya mati. Ketersediaan air diareal pertanaman Cabe Keriting Farietas Ladoh merupakan sebagai dasar menentukan saat tanam Cabe Keriting Farietas Ladoh yang baik. Iklim merupakan Faktor terpenting dalam usaha budidaya Cabe Keriting Farietas Ladoh adalah Angin,curah hujan,cahaya matahari,suhu,dan kelembapan. Suhu antara 2 - 57C Lokasi Sariputih SP-2 . Pilih Lokasi Sariputih SP-2 yang mudah dijangkau,harus mendapat penyinaran penuh,hindari dari areal bekas- bekas tanaman cabe atau sepamilinya. Pemilihan Varietas juga merupakan Faktor penentu dalam budidaya tanaman cabe. Keriting terhadap lingkungan dan serangan hama penyakit terutama pada musim hujan harus di pilih Varietas yang tahan. Untuk mendukung pertumbuhan Cabai Keriting, persiapan Lokasi Sariputih SP-2 penanaman sebaik mungkin yang meliputi: Membersihkan lahan dari rumput,gulma atau jerami pada lahan bekas sawah.dengan membabat atau menggunakan herbisida/racun rumput. Pembajakan tanah dasar agar tanah gembur dan alus lancar.kalau pada tanah masam sebaiknya bersamaan dengan pengolahan tanah pertama ini dilakukan dengan memberikan kapur pertanian dengan 1 Ton/Ha. Membuat bedengan agar drainase lahan baik apalagi saat musim hujan.dengan ukuran biasanya. Lebar bedengan 110-120cm. lebar paret antar bedengan 60-80cm. Usahakan panjang bedengan tidak lebih dari 12 m.serta tinggi minimal 30-50cm. Pemberian Pupuk Dasar Dosis Pupuk : Pupuk Mutiara 20 Kg/Ha, NPK, 10 Kg/Ha. Pemasangan mulsa sebaiknya pada saat terik matahari dan dibantu dengan pasak atau penjepit. Pembibitan Cabe Keriting Farietas Ladoh dilakukan saat persiapan lahan sudah mencapai 20-60%.Karena umur bibit siap tanam hanya berkisar 21-25 Hari setelah semai (HSS). Media semai ; berupa campuran Tanah : Pupuk Mutiara = 1 : 1 di ayak sampai halus ditambah 165 gram NPK, dan 75 gram Nematisida Furadan 3G.Fungisida. Campuran tanah media tersebut: Dimasukan Plastik/Tray( Polibag). Siapkan rumah pembibitan berukuran Panjang sesuai keinginan dan lebar 100-110 cm dan tinggi 75-100cm untuk melindungi bibit dari serangan Hama dan Penyakit. Persemayan Benih setelah direndam Disebar merata dikertas/Handuk basah. dilipat/digulung dan disimpan pada suhu 30 – 40 C. Disemprot air tiap pagi dan sore. 4 - 6 hari keluar Radikulasi siap disemai, Lakukan penyemaian benih dengan secara benar .buat lubang sedalam 1,5 cm ditengah-tengah polibag dan benih dimasukkan, Kemudian, tutup dengan campuran tanah dan pupuk kandang. Pemeliharan bibit dilakukan secara intensif yang meliputi : Penyiraman, lakukan pagi dan sore hari, Penyiangan rumput, Membuka dan menutup sungkup serta Pengendalian Hama dan Penyakit. PENANAMAN. Buat lubang tanam pada lahan yang telah tertutup mulsa dengan jarak antar lubang dalam satu baris 60cm dan dibuat Zig-zag. Lubangi dengan besi pemanas (kaleng yang telah diisi bara api), Bibit siap tanam biasanya telah memiliki 4-5 helai daun utama dalam pembibitan atau sekitar 21-25 HSS. Buat lubang sedalam uluran bibit. Bibit lalu dikeluarkan dari plastic polibag secara hati-hati agar media tidak pecah.Selanjutnya tanam dan rapatkan tanah sekitarnya agar berdiri kokoh. Lakukan penyiraman secukupnya.Penanaman sebaiknya dilakukan pada pagi dan sore hari untuk menghindari stress. Pemeliharaan tanaman yang perlu dilakukan dalam budidaya Cabe Keriting Farietas Ladoh meliputi : Penyulaman sedini mungkin terhadap bibit yang mati saat pindah tanam. Perempelan tunas yang muncul dan perempelan bunga pertama agar tanaman kokoh dan memperpanjang masa Vegetatif tanaman. Pemasangan Ajir/tonggak untuk penopang pertumbuhan tanaman. Pemupukan susulan sebaiknya dilakukan tepat waktu (pupuk Coor). Sanitasi lungkungan tumbuh tanaman agar kondisinya selalu bersih.Strategi tepat untuk mengendalikan hama dan penyakit. Dengan menggunakan pestisida, fungisida, dengan interval waktu yang agak pendek 3 - 4 hari sekali dengan dosis rendah (tergantung serangan hama/penyakit tanaman. PANEN. Cabe Keriting Farietas Ladoh siap panen biasanya umur 60-85 Hari setelah tanam tahun 2019 Awal Januari, (HST) Luas Lahan 2 Hektar Sehingga Panen Musim Pertama I, Hasil Panen 5 Ton, Musim II Hasil Panen 4 Ton, Musim III Hasil Panen 3 Ton, dan panen lanjutan mendapatkan 1 ton, lebih dan total hasil panen keseluruhan 13 ton. Ciri-ciri buah siap panen dan cara panen yaitu: Tingkat kematangan sekitar 95-100% Panen biasanya mengikutkan tangkainya dan dipetik secara hatihati agar buah muda tidak rontok. Interval panen sebaiknya dilakukan setiap 4-5 hari sekali. BPP KOBI PENYULUH PERTANIAN STEVANILLA H OROBAYAM,SST