Loading...

CAPLAK RODA ALAT PEMBUAT POLA GARIS TANAM PADI PADA SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO

CAPLAK RODA ALAT PEMBUAT POLA GARIS TANAM PADI  PADA SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO
Caplakan termasuk alat pertanian tradisional yang berfungsi untuk membuat garis-garis pola jarak tanam padi. Pada pertanaman dengan jajar legowo, penggunaan Caplak sangat dibutuhkan untuk pembuatan garis pola tanam. Pada Caplak Biasa, bagian bawah caplakan terdiri atas bilahan kayu yang dipasangi kayu lain berbentuk setengah lingkaran. Jarak antara satu kayu (setengah lingkaran) dengan kayu lain 20 cm atau sesuai dengan jarak rumpun-rumpun padi yang akan ditanam. Bagian atasnya berupa batang kayu bulat sebagai pegangan. Cara menggunakan alat ini adalah menariknya secara vertikal dan horizontal, sehingga pertemuan garis-garis yang tercetak oleh caplakan akan membentuk garis kotak-kotak. Setelah pencaplakan, bibit padi muda ditanam pada setiap titik pertemuan antara baris vertikal dengan horizontal.Pada Caplak Roda, justru bilahan kayunya bukan setengah lingkaran, tetapi lingkaran penuh. Kalau pada Caplak biasa pembuatan garis pola jarak tanam terbentuk karena kayu berbentuk setengah lingkaran yang menempel di tanah ditarik segingga membentuk garis, sedangkan pada Caplak Roda, pembuatan garis karena roda yang berputar menyentuh tanah sehingga membentuk garis. Pada Caplak Roda, pembuatan garis kotak-kotak tidak dilakukan dengan penarikan secara vertikal dan horizontal, tetapi cukup sekali tarik saja akan menghasilkan perpotongan garis vertikal dan horizontal. Dengan demikian, pembuatan garis pola jarak tanam padi menjadi lebih mudah dilakukan. Manfaat Caplak Roda dibandingkan Caplak BiasaCaplak Roda akan mempercepat pembentukan garis pola jarak tanam padi dibandingkan dengan Caplak Biasa. Kalau Caplak Biasa untuk membentuk garis pola jarak tanam memerlukan penggarisan dua kali yaitu secara vertikal dan horizontal, Caplak Roda untuk pembuatan garis pola jarak tanam cukup sekali garis saja.Karena kemampuan Caplak Roda dua kali lebih cepat dibandingkan dengan Caplak Biasa, maka biaya yang dibutuhkan untuk membuat garis pola jarak tanam menjadi setengahnya. Dengan biaya yang lebih rendah ini, maka biaya tanam padi menjadi lebih murah. Cara Kerja Caplak RodaSebelum Caplak Roda di tarik untuk membuat garis pola tanam, dibagian pinggir sawah dipasang tali memanjang untuk pedoman garis lurus Caplak Roda saat penarikan pertama. Selanjutnya Caplak Roda diletakkan di pinggir sawah untuk membuat garis pola tanam dengan menarik Caplak Roda sejajar dengan garis tali di pinggir sawah. Garis yang terbentuk dari penarikan pertama harus lurus, karena merupakan pedoman untuk penarikan Caplak Roda selanjutnya. Setelah Caplak Roda yang ditarik mencapai ujung sawah, selanjutnya Caplak Roda diangkat dan digeser ke sebelahnya untuk membuat garis pola tanam selanjutnya. Saat memindahkan, Caplak Roda jangan di putar, tetapi hanya digeser saja. Dengan demikian bila lorong terbentuk di sebelah kiri, pada penarikan selanjutnya lorong akan terbentuk di sebelah kiri lagi, demikian seterusnya sampai pembuatan garis pola tanam selesai.Keunggulan Caplak Roda Dibandingkan Dengan Caplak BiasaKeunggulan Caplak Roda dibandingkan dengan Caplak biasa yaitu : a) dapat menghemat tenaga kerja untuk pembuatan pola garis tanam mencapai 50%, b) dapat membentuk pola garis tanam padi 4:1 maupun 2:1 tergantung sistem tanam Legowo yang diinginkan, c) bidang tanam tidak terinjak pada saat pembuatan pola garis tanam padi sehingga posisi penanaman terlihat lebih jelas, d) sesuai digunakan pada petakan sawah yang luas dan sangat sesuai untuk petakan sawah yang sempit dan berkelok, dan e) Mudah dibawa dan mudah disimpan pada tempat yang relatif kecil, karen Caplak Roda dapat dilipat (Ahmad Damiri).