Tanaman jagung baik ditanam di tanah sawah maupun tanah kering , akan tumbuh subur dan produksi tinggi kalau di pupuk dengan tepat, tepat waktu , cara maupun waktu aplikasi. Oleh karena itu bagi sobat/ petani yang akan menanam jagung harus faham betul cara memupuk jagung, agar hasil memuaskan,. Tanaman jagung yang tercukupi nutrisi sudah bisa dilihat pada awal pertumbuhan nya gepeng dan besar. Dengan pertumbuhan yang subur, tentu akan menghasilkan jagung yang besar, berisi, penuh bijinya dan optimal. Tidak hanya cukup, namun suplai nutrisi jagung harus memperhatikan jenis pupuk yang sesuai, waktu pemupukan , dosis yang tepat dan cara yang benar dan efektif. Kalau demikian, bagaimana cara memupuk dasar tanaman jagung yang praktis dan efisien? Sebelum melakukan pengolahan tanah ,pupuk disebar merata , diairi , dan setelah pero lahan diolah /di bajak dengan rata .Pupuk yang digunakan SP 36 100KG/HA, UREA 100KG/HA, ORGANIK 500KG/HA.Dengan tujuan pupuk terurai dan terbenam dalam lapisan tanah.Setelah diolah tanah secepatnya dilakukan tanam jagung, dengan demikian , pemberian pupuk dasar kali ini sangat praktis dan efisien tidak perlu melakukan pupuk dasar/ tugal tempat pupuk bersama dengan tanam jagung. Langkah selanjutnya tinggal merawat : Pengendalian hama lalat bibit Pengendalian gulma Bila telah umur 20 hari, kita bisa melakukan pemupukan susulan dengan tujuan tanah lahan kering, tanaman normal bila di pupuk tidak terjadi keasaman. Karena tanaman jagung bila di pupuk sebelum tanah kering, biasanya cenderung biru / menandakan bila tanah tidak kering.Kalau demikian, tanaman akan stress, lama untuk pulih, sehingga umur tanaman akan lebih panjang dari rekomendasi. Oleh : M. Baikuni