Budidaya ubi jalar ungu merupakan pilihan yang tepat untuk bercocok tanam karena cukup mudah dalam perawatannya dan tidak tergantung musim dalam penanamannya. Selain itu, peluang usaha budidaya ubi jalar ungu masih menjadi peluang besar karena semakin banyaknya kebutuhan bahan makanan dari umbi-umbian terutama umbi ungu untuk diproduksi menjadi berbagai macam olahan bahan pangan. Kebutuhan biaya untuk perawatan tanaman ubi jalar jauh lebih sedikit dan menghasilkan keuntungan / profit yang jauh lebih tinggi dibandingkan buah dan tanaman lain seperti tebu, padi dan kedelai. Tanaman ubi jalar sangat tahan terhadap kondisi kering (jenis tanaman xerofit) pada musim kemarau dan bisa tetap hidup tanpa disiram dalam waktu yang cukup lama. Meskipun begitu, perawatan yang baik akan disampaikan pada pembahasan budidaya tanaman ubi jalar yang baik dan benar agar menghasilkan ubi yang besar dan melimpah. Untuk Pembuka, Mari Kita Kenali Tanaman Ubi Jalar Lebih Dekat Lagi Tanaman ubi jalar adalah tanaman merambat yang populer dibudidayakan masyarakat Indonesia untuk dimanfaatkan ubinya sebagai hidangan pelengkap dan diambil daunnya yang masih muda untuk dijadikan sayuran. Ubi jalar ternyata juga banyak sekali dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat camilan seperti kue, oleh-oleh khas keripik, bakpau dan bakpia, anekan minuman bahkan es krim. Di beberapa daerah tertentu, ubi jalar merupakan salah satu komoditi bahan makanan pokok. Ubi jalar merupakan salah satu bahan pangan dengan sumber karbohidrat melimpah yang dibutuhkan tubuh. Ubi bisa kita jadikan makanan pokok alternatif pengganti nasi beras putih. Sebenarnya kandungan gizi yang ada pada ubi jalar lebih baik jika dibandingkan dengan nasi beras putih. Tanaman ubi jalar biasa dinamai ketela rambat memiliki bahasa ilmiah Ipomoea Batatas L. Merupakan makanan berasal dari Amerika Selatan yang hidup pada suhu tropis. Ada banyak jenis dari ubi jalar yang dibudidayakan di Indonesia, melihat dari warnanya yang populer ditanam adalah ubi jalar putih kecoklatan, merah, dan ungu. Beberapa jenis ubi jalar yang populer antara lain prambanan, borobudur, mendut, kalasan, ibaraki, cilembu, lampeneng dan georgia. Di Indonesia, budidaya ubi jalar mencapai produktivitas paling optimal bila ditanam pada dataran rendah hingga ketinggian 500 meter dari permukaan laut (mdpl). Namun, tanaman ubi jalar ini masih bisa tumbuh dengan baik pada ketinggian di atas 1000 mdpl, hanya saja jangka waktu untuk pemanenan dari waktu tanam menjadi lebih panjang. Sinar matahari diperlukan oleh tanaman ini untuk hasil maksimal, kebutuhannya penyinaran matahari sekitar 11-12 jam sehari. Pembudidayaan tanaman ubi jalar cocok dilakukan di daerah tropis yang bersuhu lembab dan panas. Suhu ideal untuk tanaman untuk ubi jalar adalah 21-27 derajat celcius dengan curah hujan 750-1500 mm per tahun. Pa awen seorang petani dari klmpk tani gentar mandiri kp pasir muncang desa jati kecamatan tarogong kaler,telah panen ubi jalar luas lahan yg ditanam 0,31ha,mencapi produksi 10 ton jenis varitas kuningan pemasaranya lewat pengepul dengan harga Rp 4000/kg, pa awen menanam ubi jalar bekas lahan tanaman tomat,tanpa pemberian pupuk lagu. alhamdulillah hasilnya diluar dugaan ada yang berat ubi satu buah mencapai 4 kg, umur tanaman sampe panen 5 bln, beliau mengatakan "alhadulillah panen ubi skarang untung besar" semoga pengalaman pk awen dpt bermangfaat bagi petani yang lainya ( Suminar. SP )