Loading...

CARA CEPAT FERMENTASI JERAMI UNTUK PAKAN

CARA CEPAT FERMENTASI JERAMI UNTUK PAKAN
Ada beberapa metode dalam pengolahan jerami. Ada pengolahan secara fisik, cara kimiawi dan secara biologis. Kini cara biologis atau gabungan cara biologis dengan fisik, yang banyak digunakan. Pengolahan secara biologis ada yang menggunakan mikroba lokal (MOL), atau dengan mikroba inokulan. Pada umumnya fermentasi bahan pakan selama 1-2 minggu. Namun, kini bila ketersediaan pakan sudah amat terbatas, atau bahkan petani sudah tidak memiliki stok, maka dapat dilakukan secara cepat. Cara ini dilakukan dengan menekankan cara biologis yang dikombinasi dengan cara kimiawi. Teknik pengolahan secara biologis yang cepat dapat dilakukan bila kita memiliki inokulan (fermentor) berupa mikroba yang fermentatif, umumnya bisa hidup secara an-aerob (tanpa oksigen) maupun aerob (dengan oksigen). Pada probiotik Bio-CAS yang mengandung beberapa jenis mikroba pemecah serat kasar yang bersifat fakultatif, seperti bakterioides, Rumminococus, dll yang sangat fermentatif, sehingga probiotik Bio-CAS disamping dapat dipergunakan langsung untuk menggenjot pertumbuhan sapi juga dapat dimanfaatkan untuk mengolah limbah, termasuk jerami padi. Untuk pengolahan jerami secara cepat, diperlukan peralatan yang sederhana seperti ember (dari plastik) berukuran 20 liter, 50 liter atau lebih. Ke dalam ember tersebut dimasukkan air steril (bersih), seperti air dari mata air atau air sumur yang jernih. Bila menggunakan air hujan atau air sumur, sebelum digunakan harus disterilisasi, yakni dengan pemanasan 70-1000C agar seluruh mikroba yang ada didalamnya mati. Kedalam air tersebut ditambahkan gula merah atau molasis 10% x berat/volume air (1 kg untuk 10 liter air) dan urea 0,1% x berat/volume air (10 gram atau 1 sendok makan per 10 liter air). Bahan-bahan tersebut dilarutkan dalam air dan setelah larut masukkan Bio-CAS sebanyak 0,5% x berat/volume air (50 cc atau 10 sendok makan per 10 liter air). Inokulan Bio-CAS diaduk-aduk agar merata, selanjutnya wadah ditutup dan dibiarkan ± 30 menit. Kemudian, jerami yang akan diolah diambil segenggam demi segenggam dan dipilin-pilin (diplintir) lantas dicelupkan ke larutan Bio-CAS selama 1-2 menit, kemudian diperas agar cairannya tertuang kembali ke wadah. Jerami yang telah tercelup larutan ditaruh diatas para-para yang ditempatkan di tempat yang teduh (ingat jangan kena sinar matahari). Jerami ditiriskan selama 3 jam dan selanjutnya siap diberikan ke ternak (sapi atau kerbau). Pasa awalnya ternak agak sulit makan tetapi selanjutnya akan terbiasa dan menjadi lahap. By .Apriyanto / bpp kec . boja Sumber.bptp bali