Pupuk organik (kompos) merupakan dekomposisi bahan-bahan organik atau proses perombakan senyawa yang komplek menjadi senyawa yang sederhana dengan bantuan mikroorganisme. Bahan dasar pembuatan kompos adalah Bahan yang berasal dari limbah tanaman, kotoran hewan atau hasil pengomposan seperti kotoran sapi, kotoran ayam, jerami atau sisa tanaman lain, pupuk hijau, hasil pangkasan tanaman kacang-kacangan dan bahkan limbah keluarga yang didekomposisi dengan bahan pemacu mikroorganisme dalam tanah (misalnya stardec, M-Dek atau bahan sejenis) ditambah dengan bahan-bahan untuk memperkaya kandungan kompos seperti abu atau kalsit/kapur. Alat yang digunakan dalam pembuatan pupuk organik (kompos) adalah sekop, cangkul, mesin pencacah, karung plastik/goni, garpu, Sprayer, timbangan, plastik dan ajir bambu.Bahan Pembuatan Pupuk Organik (Kompos) Prinsip yang digunakan dalam pembuatan kompos adalah proses pengubahan limbah organik menjadi pupuk organik melalui aktifitas biologis pada kondisi yang terkontrol. Bahan yang diperlukan adalah kotoran sapi 25 – 40 %, bahan pencampur dapat berupa serbuk gergaji, sekam, jerami padi, dan lain-lain sebanyak 30-50%, bahan pemacu mikroorganisme 0,25%, abu sekam 10% dan kalsit/kapur 2% . Tahapan Pembuatan Pupuk Organik (Kompos)Untuk pembuatannya dibutuhkan bahan dasar yaitu bahan organik dan bahan pemicunya sangat mudah ditemui dipasaran. Sebagai starter dapat menggunakan produk M-Dek atau EM-4 (effective microorganism - 4) atau Starbio yaitu yang mengandung bakteri microorganisme yang masih dalam keadaan tidur atau belum aktif. Untuk itu bakteri microorganisme ini perlu di aktifkan untuk menguraikan bahan organik yang sudah di siapkan yang akan menjadi pupuk organik dalam waktu yang relatif lebih cepat.Cara membuat larutan starternya adalah mencampurkan 1 cc EM-4 atau Starbio dengan 1 liter air dan 1 gram gula. Aduk rata dalam ember. Kemudian disemprotkan ke bahan organik dengan sprayer atau menggunakan M- Dek dengan cara Bahan organik telah disiapkan di campur menggunakan M-Dek sesuai dengan komposisi kemudian di permentasikan dengan cara ditutup plastik/dimasukkan dalam drum.A. Bokashi bahan jerami :• Jerami, dicincang 3-5 cm sebanyak 1 ikat • Dedak ( 1 bagian) • Sekam gabah ( 20 bagian) • larutan starter ( EM-4/Starbio, air & gula) • Campur jerami, sekam dan dedak secara merata 1. Siram adonan tersebut dengan larutan starter hingga 50% dulu atau sampai adonan dikepal, air tidak menetes dari adonan dan bila kepalan dilepas adonan akan mengembang 2. Adonan digundukkan diatas papan kering setinggi 15-20 cm dari tanah dan ditutupi karung goni selama 3-4 hari. 3. Pertahankan suhu adonan 40-50*C, bolak-balik adonan setiap 5 jam sekali kemudian tutup kembali. 4. Setelah 4 hari, adonan akan terfermentasi Ciri-ciri kompos yang matang adalah terjadi perubahan warna menjadi coklat kehitaman, tekstur menjadi lunak dan bau tidak menyengat. Penyusun : Sad Hutomo PribadiSumber : Badan Litbang Pertanian