Salah satu masalah yang cukup berbahaya yang sering dihadapi peternak kambing adalah ketika kambing yang dipeliharanya mengalami “Perut Kembung“. Sebagaimana kembung perut yang sering dialami manusia, ternak kambing juga kadangkala mengalami masalah ini. Kembung Perut pada kambing merupakan salah satu masalah serius yang sering dialami peternak, karena bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Kembung Perut dapat mengakibatkan kematian dalam waktu yang cukup singkat yaitu antara 1 – 2 jam setelah kambing mengalami gejala kembung perut. Kembung Perut ini biasanya disebabkan oleh penimbunan gas dalam perut. Akibatnya, kambing akan merasa kesakitan dan sering buang air besar. Gangguan perut kembung pada ternak kambing juga disebut dengan istilah BLOAT. Gejala ini biasanya dialami oleh kambing yang sering kehujanan dan atau mencari makan sendiri. Hal ini dapt terjadi karena kelalaian dari petani ternak itu sendiri dan juga lamban dalam menanganinya. Tanda-tanda klinis ternak kambing menderita perut kembung antara lain : Nafsu makan menurun, Merasa gelisah, sakit dan sulit bernapas, Perut bagian kiri mengalami pembesaran dan bila di tepuk akan berbunyi seperti gendang, Punggung membungkuk, Selaput lendir mulut kebiruan, Ternak jatuh dan susah bangun lagi, dan apabila dibiarkan ternak akan mati mendadak. Beberapa penyebab ternak kambing mengalami Kembung Perut : Ternak sering dibiarkan berkeliaran dan kehujanan Udara yang dingin dan hembusan angin yang mengandung air atau embun. Kontruksi dan letak kandang yang tidak layak. Tindakan pencegahan agar ternak kambing tidak mengalami kembung perut ; Ternak sebaiknya dikandang dan tidak dibiarkan lepas begitu saja . Ternak segera dimasukkan kekandang jika cuaca mendung atau akan turun hujan Dinding kandang sebaiknya dibuat rapat agar ternak tetap hangat pada dimalam hari atau saat turun hujan dan dibuatkan panggung. Pilih lokasi untuk menempatkan kandang pada tempat yang kering dan tidak lembab. Hindari pemberian pakan ada pagi hari sebelum embun kering dan yang masih basah karena embun. Hijauan dari kacang-kacangan diberikan jangan secara berlebihan. Cara mengobati ternak yang mengalami “Bloat /Kembung Perut” ; Ternak dibawa ketempat yang hangat atau dibawah sinar matahari, Usahakan ternak kambing berdiri dengan kaki depan lebih tinggi, Perut sebelah kiri ternak diolesi minyak angin / balsem sambil ditekan agar gas didalam perut dapat keluar, Ternak diberi minum air hangat 1 gelas atau air hangat yang diberi garam Berikan minyak kelapa 100-200 ml (sekitar ½ – 1 gelas) dengan cara minumkan dengan paksa ke mulut kambing. Bila angin sudah keluar melalui anus, kedua kaki depan diangkat ke atas sambil sisi perut di jepit dengan kaki kita. Mulut kambing harus selalu terbuka dan posisi kambing tetap berdiri. Bagian anus kambing di tusuk dengan tangkai daun pepaya yang ujungnya sudah diolesi minyak goreng agar tidak melukai dinding anus. Setelah itu kedua sisi perut kambing di jepit sehingga gas akan keluar melalui tangkai daun pepaya. Kasus Kembung Perut pada kambing jangan dianggap sebagai hal yang sepele karena dapat menyebabkan kerugian. Ternak kambing yang mengalami perut kembung atau Bloat dan jika tidak segera diobati ternak sudah dapat dipastikan 2-3 jam kemudian tidak akan tertolong. Demikian “Cara Mengatasi KEMBUNG PERUT pada Ternak Kambing“. Penulis : Yohanes Pohi, SST Penyuluh Pertanian Pertama PPL WKPP Nuba (Desa Banitobo dan Lamalela) BPP Lepanbatan Kecamatan Lebatukan