Loading...

Cara Mengatasi Penyakit Keriting Daun Cabe

Cara Mengatasi Penyakit Keriting Daun Cabe
CARA MENGATASI PENYAKIT KERITING DAUN CABE Keberhasilan tanaman cabe bagi petani tak lepas dari jauhnya penyakit tanaman cabe ini dari berbagai penyakit,yang di akhir akhir ini penyakit cabe terlalu banyak,salah satu penykit cabe yang jadi momok bagi petani adalah penyakit keriting daun,Ada beberapa jenis hama yang menyebabkan keriting daun ini yaitu hama yang tergolong pada jenis kutu-kutuan, yakni thrips, tungau dan aphids.berikut ini kami penyuluh dari BP4K2P tilatang kamang ,Kabupaten agam akan mencoba membagi ilmu tentang penanggulangan penyakit keriting daun pada cabe merah. 1. Hama ThripsHama Thrips adalah hama yang sangat berbahaya bagi tanaman cabe, hama ini bisa menjadi perantara (vector) bagi berbagai jenis penyakit dan virus. Ambang batas dalam mengendalikan wabah thrips yang sebenernya adalah 1 thrips dalam 10 bunga. artinya adalah jika dari 10 bunga ditemukan 1 thrips maka perlu adanya penyemprotan insektisida karena perkembangan thrips sangat cepat.Klasifikasi Thrips :Nama umum : Thrips tabaci Lindeman, 1889Klasifikasi : Kingdom : AnimaliaFilum : ArthropodaKelas : InsectaOrdo : ThysanopteraFamili : Thripidae Bentuk dan ukuran Hama Thrips :• Besarnya Ukuran Trips dewasa berukuran + 1 mm,• warna kuning pucat, coklat atau hitam. Apabila suhu lebih rendah warna trip akan agak kegelapan• Thrips jantan tidak bersayap, sedangkan yang betina mempunyai dua pasang sayap yang halus dan berumbai.• Berkembang Thrip secara partenogenesis atau dapat menghasilkan telur tanpa melalui kawin terlebih dahulu• Telur yang dihasilkan dapat mencapai 80 – 120 butir. Imago dapat hidup sampai 20 hari.• Siklus hidup hama trips sekitar 3 minggu. Di daerah tropis siklus hidup tersebut bisa lebih pendek (7 - 12 hari), sehingga dalam satu tahun dapat mencapai 5 – 10 generasi. Trip dewasa bias bertahan hidup 20 hari. • Telur diletakkan secara terpisah-pisah di permukaan bagian tanaman atau ditusukkan ke dalam jaringantanaman oleh alat peletak telur telurnya berbentuk oval.Nimfa berwarna keputih-putihan atau kekuning-kuningan, tidak bisa terbang tetapi hanya meloncat-loncat saja. Penyebaran dari satu tanaman ke tanaman lain berlangsung sangat cepat dengan bantuan angin.Pengendalian secara cepat dan tepat sangat berpengaruh pada hasil yang di harapkan para petani ada beberapa cara yang biasa dilakukan petani untuk meminimalkan penyakit keriting daun pada tanaman cabe ini di antaranya : Pegendalian Secara Hayati???? Pemanfaatan musuh alami predator kumbang Coccinellidae Coccinella repanda, Amblysius cucumeris Orius minutes, Arachnidea dan patogen Entomophthora sp. Pengendalian Secara Kimiawi 1. Gunakan Insektisida sesuai dengan takaran.2. akukan penyemprotan saat setelah malam hari/ sore hari, hal ini dikarenakan kutu-kutuan aktif disaat malam hari dan biasanya berterbangan di sela-sela tanaman.3. lakukan penyemprotan secara rutin dengan bahan aktif yg berbeda dengan bahan aktif yang berbeda contoh penyemprotan Abamektin kemudian di rotasi dengan bahan aktif Diazinon atau Dimetoat dan seterusnya selama 2-3 hari sekali4. gunakan pestisida nabati apabila serangan susah untuk dikendalikan. Ada beberapa hal yang harus petani perhatikan supaya hama thrips biasa diminimalkan oleh petani cabe diantaranya :? Tidak menanam pada lahan bekas tanaman cabe, tomat, bawah merah, jeruk atau tanaman lainnya yang disukai hama ini.? Usakan tanaman cabe lainnya agak berjauahan. Jika kondisi tidak memungkinkan, batas kedua lokasi tanaman bisa ditanami jagung atau lainya sebagai perisai berpindahnya hama.? Gunakan mulsa platik hitam perak.? Usakan Jarak tanam jangan terlalu rapat.? Usahakan tidak menanam pada suhu sedang panas.? Disarankan untuk memakai insektisida organik untuk menghidari kekebalan atau resistensi hama terhadap pestisida. 2.Hama TunggauHama Tungau adalah hewan kecil berkaki delapan serta berbeda dengan serangga (Insecta) yang termasuk dalam superordo Acarina. akan tetapi dikategorikan pada laba-laba.saat ini terdapat puluhan jenis tungau yang sudah ditemukan namun taksonomi tungau masih belum stabil karena sering ditemukan banyak perubahan.Dalam keadaan kering dengan suhu optimal 27° C tungau bisa menetas dalam waktu 3 hari, dan menjadi dewasa secara seksual dalam waktu 5 hari. Satu ekor tungau betina dapat bertelur hingga 20 butir per hari dan dapat hidup selama 2-4 minggu dan dapat meletakkan ratusan telur. Seekor tungau betina tunggal dapat menurunkan populasi hingga satu juta ekor tungau dalam waktu satu bulan.reproduksi yang sangat cepat memungkinkan tungau untuk beradaptasi dan melawan pestisida, sehingga metode pengendalian secara kimia menjadi kurang efektif ketika pestisida dengan bahan aktif yang sama digunakan dalam jangka waktu panjangCara Pengendalian Hama Tungau Secara Teknis dan Alami :1) Menanam cabai pada tempat yang jauh dari tanaman cabai terserang, 2) Tidak menanam cabai secara terus menerus pada tempat yang sama, 3) Rotasi tanaman untuk memutus siklus hidup hama tungau,4) Menjaga kebersihan kebun, hama tungau bersifat polifag yaitu memiliki banyak tanaman inang termasuk gulma atau rumput liar, 5) Monitoring atau pengamatan rutin untuk memantau perkembangan tanaman dan serangan hama tungau, 6) Dengan pemanfaatan musuh alami, diantaranya cendawan Entomophthora fresenti, tungau Phytoseiulus persimilis, kumbang Stethorus gilvifrons, dan thrips Scolothrips sexmaculatus. Untuk bagian ini saya tidak paham cara aplikasinya. 7) Penyemprotan insektisida nabati dengan ekstrak tembakau, bawang putih yang dicampur sedikit deterjen. Interval penyemprotan setiap 2 hari sekali dan dilakukan pada pagi atau sore hari.Demikianlah beberapa cara yang biasa diatasi dan menjadi pedoman bagi petani cabe ,semoga biasa bermamfaat bagi para petani penggiat tamanam budi daya cabe. Penulis:Masriyetti ,PPL BP4K2P Kec.Tilatang Kamang,Kab.Agam,Sumatera barat