Loading...

CARA MUDAH MEMPERBANYAK TANAMAN SUKUN

CARA MUDAH MEMPERBANYAK TANAMAN SUKUN
Sukun merupakan tanaman tahunan yang tumbuh baik pada lahan kering/daratan dengan tinggi pohon dapat mencapai 10 meter atau lebih, buah muda berkulit kasar dan buah tua berkulit halus, daging buah berwarna putih agak krem, teksturnya kompak dan berserat halus, rasanya agak manis dan memiliki aroma yang spesifik, berta buah sukun dapat mencapai 1 Kg perbuah, Pembentukan buah sukun tidak didahului dengan proses pembuahan bakal biji, maka buah sukun tidak memiliki biji, buah sukun akan menjadi tua setelah 3 bulan sejak munculnya bunga betina, buah yang muncul awal akan menjadi tua lebih dahulu, kemudian diikuti oleh buah berikutnya. Sukun merupakan tanaman tahunan yang tumbuh baik pada lahan kering/daratan dengan tinggi pohon dapat mencapai 10 M atau lebih, buah muda berkulit kasar dan buah tua berkulit halus, daging buah berwarna putih agak krem, teksturnya kompak dan berserat halus, rasanya agak manis dan memiliki aroma yang spesifik, berta buah sukun dapat mencapai 1 Kg perbuah, Pembentukan buah sukun tidak didahului dengan proses pembuahan bakal biji, maka buah sukun tidak memiliki biji, buah sukun akan menjadi tua setelah 3 bulan sejak munculnya bunga betina, buah yang muncul awal akan menjadi tua lebih dahulu, kemudian diikuti oleh buah berikutnya. Sukun dapat tumbuh dan dibudidayakan pada berbagai jenis tanah mulai dari tepi pantai sampai pada lahan yang ketinggian kurang lebih 600 m dari permukaan laut, sukun juga toleran terhadap curah hujan yang sedikit maupun curah hujan yang tinggi antara 80 – 100 inchi per tahun dengan kelembaban 60 -80 %, namun lebih sesuai pada daerah-daerah yang cukup banyak mendapat penyinaran matahari, tanaman sukun tumbuh baik ditempat yang lembab panas, dengan tempratur antara 15 – 38 o C. Pada umumnya tanaman sukun diperbanyak melalui stek akar, permasalahan utama yang dihadapi penangkar benih untuk perbanyakan tanaman sukun dalam jumlah banyak adalah ketersediaan materi atau bahan stek akar yang sangat terbatas dan sulitnya pengambilan materi stek, karena masih melakukan penggalian tanah dan hasilnya tidak banyak dan juga tidak seragam, apabila akar tanaman di ambil terus akan mengganggu pertumbuhan dan juga dapat mengakibatkan kematian tanaman induk. Stek batang adalah salah satu alternatif untuk mendapatkan benih dalam jumlah banyakdan juga seragam abik varietas maupun ukuran benihnya, bahan yang digunakan untuk stek batang adalah bibit sukun asal stek akar yang telah berumur kurang lebih satu tahun atau mempunyai ketinggian batang 1 m, benih yang mempunyai ketinggian 1 meter dapat dijadikan sebagai bahan stek sekitar 8 – 10 stek dengan ukuran 10 cm/stek, jadi dapat diperkirakan berapa benih akan kita produksi tinggal menyesuaikan ketersediaan benih yang dijadikan pohon induk. Untuk meningkatkan tumbuhnya perakaran stek dapat dilakukan dengan cara pencelupan dengan air kelapa mudah dan juga campuran bawang merah dan air dengan perbandingan 1 : 2 yang telah diblender, stek yang telah dipotong-potong pangkalnya bisa dicelupkan pada air kelapa mudah atau larutan bawang merah kemudian ditanam pada polibag yang telah diisi media tumbuh dan kemudian dilakukan penyungkupan yang rapat agar suhu dan kelembaban dalam sungkup tetap terjaga, tempat penyungkupan ini harus di bawah naungan paranet 70 % atau atap dun kelapa yang rapat. Setelah umur 2 bulan sungkup sudah mulai dibuka bagian ujungnya untuk melatih agar terkena udara luar, apabila benih sudah kuat sungkup bisa dibuka semuanya dan untuk meningkatkan pertumbuhan stek bisa dilakukan dengan pemupukan baik pupuk daun maupun pupuk buatan, benih siap disalurkan kepetani atau siap jual apabila mempunyai ketinggian batang minimal 30 cm atau umur 6 bulan setelah perbanyakan. Sumber : Koran Sinar Tani, 2018. Penulis : Ir. Sitty Ahra (Penyuluh Pertanian Madya pada Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah)