Oleh : YOSI PRASTOMO, A.Md A. CARA PEMBUTAN BOKASI JERAMI PADI (100 kg) Bahan bahannya : 1.Jerami padi 20 bagian (40 kg)2.Sekam padi atau merang 20 bagian ( 40 kg)3. Dedak halus /katul 10 bagian ( 20 kg)4.Tetes tebu 10 sendok makan5.EM4 200 ml atau 10 sendok makan6.Air bersih secukupnya (20 liter) tergantung pada basah keringnya bahan Cara membuatnya : 1.Jerami padi dipotong potong sepanjang 5 – 10 cm2.Campurkan sampai merata jerami padi ini dengan sekam3.Larutkan EM4 dan tetes tebu dalam air4.Siramkan larutan EM4 pda campuran tersebut no 2, aduk aduk sampai bahannya merata 5.Taburkan dedak halus pada campuran no 4 diatas, sedikit demi sedikit dan aduk sampai merata. Kalau campuran tadi dirasa terlalu kering tambahkan sisa air campuran no 3 secara merata sampai kandungan airnya kurang lebih 30 % atau bila adonan dikepal dengan tangan air tidak keluar dari adonan dan bila kepalan tangan di epas maka adonan akan megar kembali. 6.Adonan digundukan diatas tanah kering dan di alasi dengan tikar , anyaman bambu, goni, atau alas dari bahan organik lainyaatau bisa di atas ubin yang kering,. Tinggi gundukan antara 15 – 20 cm dan bisa melebar dan memanjang sesuai dengan banyaknya adonan yang dibuat, kemudian dituutp rata dengan karung goni atau bahan organik lain yang tersedia. 7. Proses komposisasi akan terjadi, tanda tandanya suhu adonan akan naik, adonan terasa hangat / panas kalau di pegang. Kalau suhu naik terus sampai mencapai diatas 50 o C atau lebih tinggi lagi dapat menyebabkan adonan menjadi rusak dan tidak menjadi bokasiseperti yang kita inginkan. Oleh karena itu setiap 5 jam suhu adonan harus kita periksa. Pertahankan suhu adonan berkisar antara 40 oC – 50 oC. Bila suhu diatas 50 oC maka tutup atau terpal segera di buka dan adonan di aduk aduk sampai merata kemudian ratakan dan tutup kembali. 8. Proses komposisasi akan berlangsung antara tiga sampai empat hari. Jaringan benang bokasi sudah jadi dan suhunya pun nirmal seperti suhu biasa . 9. Bokasi sudah siap dipakai, dan untuk memudahkan pengangkutan ke lokasi pemupukan maka bokasi bisa di masukan dalam karung.Dan bila belum segera bisa dipakai masih bisa ditumpuk ditempat yang teduh (dibawah atap) dan tidak terkena air (hjan), atau terjemur dibawah teriknya matahari. Sebaiknya bokasi tidak terlalu lama di simpan dan diusahakan segera di pakai.