CARA PEMBUATAN PESTISIDA NABATI DI KEGIATAN SEKOLAH LAPANG
CARA PEMBUATAN PESTISIDA NABATI DI KEGIATAN SEKOLAH LAPANG Di kecamatan Babirik dalam rangka mendukung UPSUS 2017 ada kegiatan Sekolah Lapang dengan di dukung oleh dana dekonsentrasi ada 5 WKPP pelaksanaannya. Dua diantaranya WKPP Babirik (Poktan Sumber Jaya desa Sungai Janjam) dan WKPP sungai Durait Tengah (Poktan karya Utama Desa Sungai Durait Tengah). Pada pelaksanaan kegiatan tersebut pada tanggal 18 dan 19 September 2017 melaksanakan kegiatan SL. Materi yang di sampaikan adalah Pembuatan Pestisida Nabati Pestisida nabati adalah pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainnya yang berkhasiat mengendalikan serangan hama dan penyakit pada tanaman.Prinsip kerja Pestisida Nabati Prinsip kerja pestisida nabati ada tiga yaitu Menghambat , Merusak dan menolak . Hal ini akan tampak pada cara kerja pestisida nabati dalam melindungi tanaman dari gangguan hama dan penyakit . Berikut adalah beberapa mekanisme kerja pestisida nabati dalam melindungi tanaman dari organisme pengganggu 1. Menghambat proses reproduksi serangga hama,khususnya serangga betina2. Mengurangi nafsu makan3. Menolak makan4. Merusak perkembangan telur ,larva dan pupa sehingga perkembangbiakan serangga hama dapat dihambat5. Menghambat pergantian kulit Keunggulan Pestisida Nabatia. Cara Pembuatannya lebih mudah dan murahb. Pestisida nabati tidak menimbulkan efek negatif bagi lingkungan maupun terhadap makhluk hidup ,sehingga relatif aman untuk digunakan .c. Tidak beresiko menimbulkan keracunan pada tanaman d. Tidak menimbulkan resistensi ( kekebalan ) pada hama Kelemahan Pestisida Nabati a. Daya kerja pestisida nabati lebih lambat, tidak dapat dilihat dalam jangka waktu yang cepat b. Pada umumnya tidak membunuh langsung hama sasaran ,akan tetapi hanya bersifat mengusir dan menyebabkan hama menjadi tidak berminat mendekati tanaman c. Mudah rusak dan tidak tahan terhadap sinar mataharid. Daya simpan relatif pendike. Perlu dilakukan penyemprotan berulang –ulang A. Cara pembuatan Pestisida Nabati Dari Daun Sirsak Tanaman sirsak ini juga merupakan tanaman buah yang sangat di gemari. Tetapi dalam hal ini daun sirsak dapat digunakan sebagai pestisida Nabati. Daun Sirsak mengandung senyawa kimia golongan annanoin dan resin. Senyawa ini dapat mengendalikan hama trips. Adapun Cara pembuatannya sebagai berikut :1. 100 gram daun Sirsak di tumbuk sampai halus2. Daun Sirsak yang sudah tumbuk halus diberi air kurang lebih 1 liter dan simpan dalam wadah tertutup. Simpan / diamkan rendaman semalam3. Setelah disimpan semalam rendaman daun Sirsak disaring dan ambil airnya saja.4. Pengaplikasian untuk pemakaian 1 tangki sprayer diberi larutan daun Sirsak kurang lebih 250 ml dan 10 gram sabun colek /detergen.5. Disemprotkan pada tanaman. B. Cara Pembuatan Pestisida Nabati dari Daun Sirsak, Lengkuas dan Serai Pestisida Nabati dari Daun Sirsak, Lengkuas dan Serai untuk mengendlikan hama secara umum Seperti : belalang, wereng coklat, walang sangit, kutu, ulat dan hama trips pada sayuran dan tanaman lainnya : Adapun cara pembuatan sebagai berikut :1. 100 gram daun Sirsak di tumbuk sampai halus2. 100 gram lengkuas3. 100 gram serai ditumbuk sampai halus4. Kemudian daun Sirsak, lengkuas dan serai yang sudah tumbuk halus diberi air kurang lebih 3 liter dan simpan dalam wadah tertutup. Simpan / diamkan rendaman semalam5. Setelah disimpan satu malam rendaman daun Sirsak, lengkuas dan serai disaring dan ambil airnya saja.6. Pengaplikasian untuk pemakaian 1 tangki sprayer diberi larutan daun Sirsak dan serai kurang lebih 250 ml dan 10 gram sabun colek /detergen.7. Disemprotkan pada tanaman. Penyusun : Rahmawati, Editor : Hj. Nurul Hidayah, SP