CARA PEMILAHAN BENIH BERMUTU (BERNAS) DENGAN MENGGUNAKAN LARUTAN GARAM
I. PENDAHULUAN Sebagaimana kita ketahui, beras/padi merupakan pangan utama sebagian besar penduduk Indonesia. Produk tanaman pangan ini sebagian besar diproduksi di lahan sawah di mana hingga saat ini, lahan sawah tetap menjadi tulang punggung produksi padi nasional. Hal ini antara lain karena lahan sawah memiliki tingkat kesuburan yang lebih baik dibandingkan dengan lahan kering dan tadah hujan maupun lahan pasang surut. Untuk keperluan penanaman padi tersebut, tentunya tidak terlepas dari tersedianya bibit karena bibit merupakan salah satu faktor penting yang menentukan tingkat produktifitas tanaman. Agar tanaman padi yang kita tanam itu akan berproduksi tinggi denngan mutu yang baik, tentunya bibit itu berasal dari benih (butiran gabah yang bermutu) II. PENJELASAN TEKNIS Keuntungan menggunakan benih bermutu adalah : 1. Benih tumbuh cepat dan serempak2. Jika disemaikan akan menghasilkan bibit yang tegar dan sehat3. Pada saat pindah tanam, bibit tumbuh lebih cepat4. Jumlah anakan optimum sehingga akan memberikan hasil yang tinggi. Benih bermutu adalah benih dengan vigor tinggi dan bersertifikat. Benih bersertifikat dapat diperoleh pada penyalur benih dan toko/kios sarana produksi pertanian (saprotan). Sebagai tanda bahwa benih padi yang kita beli itu bersertifikat adalah : kemasan berlabel, label berwarna biru, label bertuliskan benih bersertifikat, label berisi, nomor seri label, nomor dan alamat produsen, keterangan mutu benih dan akhir berlakunya label. Berdasarkan data penelitian benih bersertifikat meningkatkan produksi 500 Kg/ha dibandingkan dengan benih yang tidak bersertifikat. III. REKOMENDASI Setiap sawah yang akan ditanami padi seluas 1 hektar membutukan benih kira-kira 25kg. Benih yang akan ditanam harus dipilih yang baik. Memilih benih yang baik ada tiga cara, tetapi hanya satu cara saja yang dipakai. Pilih satu dari tiga cara berikut : 1. Pemilihan benih yang baik dengan telur dan air garam- Siapkan ember dengan ukuran minimal cukup untuk 3 kali volume/banyaknya benih- Masukkan air ke dalam ember, sebanyak kira-kira 2 kali volume benih- Letakkan telur di dasar air dan masukkan garam dapur sedikit demi sedikit sampai telur terangkat ke permukaan air lalu telur diambil- Masukkan benih padi dalam larutan air garam- Selanjutnya aduk-aduk dan benih yang mengambang dibuang atau tidak ditanam- Benih yang tenggelam dicuci sampai rasa asin pada benih hilang, kemudian benih disemaikan. IV. KESIMPULAN Dengan menggunakan benih bermutu dengan baik dan benar maka akan sangat menunjang dalam peningkatan produktifitas padi. Hj. Andi Fausia, SP, M.SiPenyuluh Pertanian DKP-TPH Prov. Sulsel