Varietas benih untuk budidaya bawang merah cukup banyak. Ada benih lokal hingga benih hibrida impor. Bentuk benihnya ada yang dari biji, ada juga berupa umbi. Kebanyakan budidaya bawang merah di sentra-sentra produksi menggunakan umbi sebagai benih. Benih bawang merah yang baik berasal dari umbi yang dipanen tua, lebih dari 80 hari untuk dataran rendah dan 100 hari dataran tinggi. Benih bawang merah yang baik setidaknya telah disimpan 2-3 bulan. Ukuran benih sekitar 1,5-2 cm dengan bentuk yang bagus, tidak cacat, berwarna merah tua mengkilap. Kebutuhan benih untuk budidaya bawang werah tergantung dengan varietas, ukuran benih dan jarak tanam. Untuk jarak tanam 20×20 dengan bobot umbi 5 gram dibutuhkan sekitar 1,4 ton benih per hektar. Untuk bobot yang sama dengan jarak tanam 15×15 dibutuhkan 2,4 ton per hektar. Bila bobot umbi lebih kecil, kebutuhan umbi per hektarnya lebih sedikit lagi. (Sumber: Alam Tani) Cara memilih bibit yang berkualitas yaitu mencari tanaman bawang merah yang memiliki umbi berumur lebih kurang 100 hari, jika masih merasa bingung cara memilih bibit bawang merah silahkan perhatikan langkah dibawah ini (Sumber: Sentra Budidaya): Tampilan bibit harus padat dan sehat serta warna harus pudar Selanjutnya coba kalian potong bagian bawah bawang merah jika sudah tanpa warna hijau berarti tunas sudah tumbuh Ukuran bawang merah sangat menentukan kualitas, terdapat 3 jenis ukuran bawang merah diantaranya: Umbi besar (1,8 cm dan berat 10 gram) Umbi sedang(1,5-1,8 cm dan berat 5-10 gram) Umbi kecil( 1,5 cm dan berat 5 gram) Secara Umum kualitas umbi yang baik untuk bibit adalah yang berukuran sedang. Umbi bibit yang berukuran sedang merupakan umbi ganda, rata-rata terdiri dari 2 siung umbi. Untuk umbi yang besar rata-rata terdiri dari 3 siung umbi.