CARA PEMUPUKAN DAN JADWAL PEMBERIAN PUPUK KANDANG DAN PUPUK KIMIAPADA TANAMAN CABE Supaya Tanaman Cabe menghasilkan buah yang di inginkan perlu diperhatikan beberapa hal penting yang tidak boleh di lupakan diantaranya ,pemilihan bibit unggul,memperhatikan musim ,memperhatiakan dataran tempat tanam,memperhatikan atau mengukur PH tanah,dan tak kalah penting memperhatikan pola pemupukan dan waktu pemupukan,inilah yang kita bahas kali ini "yakninya ,memperhatikan waktu pemupukan dan waktu yang tepat untuk pemupukan cabe" Agar tanaman seperti cabai memperoleh hasil panen dan memiliki buah cabai yang banyak lebat dan juga berkualitas Faktor dalam pemupukan juga sangat memegang peranan yang sangat penting dalam pertanian budidaya cabai untuk hasil panen yang memuaskan yakni tanaman cabai menjadi subur dan gembur dan tercukupi asupan nutrisi yang dibutuhkan tanaman cabe.berikut pembahasanya. Buah cabai yang dihasilkan juga sangat dipengaruhi oleh faktor pemupukan yang tepat dan terencana, serta disesuaikan dengan umur tanaman serta kondisi tanah dimana tanaman cabai tersebut ditanam,Berikut ini cara pemupukan awal yang dilakukan pada budidaya tanaman cabai dapat berupa pupuk kandang dan pupuk kimia.? Waktu Pemupukan Menggunakan Pupuk KandangUntuk pupuk kandang yang duperlukan untuk satu hektar lahan penanaman cabai idealnya ialah sebanyak 20 hingga 30 ton hal ini tergantung dari kondisi kesuburan tanahnya. Dalam pemberian pemupukan pada tanaman dilakukan dengan cara menyebarkan dengan secara merata diatas bedengan dengan memiliki takaran 2 hingga 3 kg per 75 cm dengan panjang bedengan.Setelah disebar diatas tanah bedengan aduk rata dengan tanah bedengan hingga kedalam tanah. Selain itu pupuk kandang biasa juga dilakukan dengan cara memasukkan pupuk kedalam lubang tanaman dan mencampurkannya dengan tanah lubang tanam tersebut.Kelebihan dari pupuk kandang ini,dari segi cost biaya sangat murah di dapatnya sangat mudah,karena rata rata penduduk yang tinggal di desamempunyai ternak kerbau,sapi domba atau pun kambingJika anda memiliki peternakan maka tidak akan sulit untuk mendapatkan bahan pupuk kandang, yang nantinya akan di buat pupuk yang di kombinasikan dengan pupuk kimia. Pupuk hidroponik pada umumnya lebih bermanfaat sebagai bahan pembenah tanah. Pada bahan-bahan ini mengandung N, P dan umumnya K dalam jumlah yang rendah, tetapi dapat memasok unsur hara mikro esensial. Sebagai bahan pembenah tanah bahan hidroponik dan pupuk kandang mempunyai kontribusi dalam mencegah erosi, pengerakan tanah, dan retakan tanah.Di samping itu, mampu meningkatkan kemampuan tanah mengikat lengas, memperbaiki struktur dan pengatusan tanah. Bahan hidroponik juga memacu bakteri dan biota perturnbuhan dan perkembangan tanah lainnya. Nitrogen dan unsur hara lainnya yang dikandung perlahan-lahan. bahan hidroponik dilepaskan secara berkesinambungan membantu dalam membangun tanah terutama dalam jangka panjang.Pupuk kandang biasa mempertahan kan kesuburan tanah cukup lama itu telah di buktikan oleh para ahli ahli di universitas baik dalam maupun luar negeri ,Nilai pupuk kandang tidak hanya ditentukan berdasarkan pasokan bahan hidroponik tetapi besarnya pasokan nitrogen. Nilepaskan oleh aktivitas kemudian Nitrogen yang dimanfaatkan oleh tanaman. Pupuk kandang mempunyai pengaruh yang baik terhadap sifat fisik dan air tanah. Penggunaan pupuk kandang untuk mempertahankan kesuburan merupakan bentuk praktek pertanian hidroponik.Penggunaan pupuk kandang dipadukan dengan pupuk kimia, kapur pertanian dan tanaman gulma serta, mendukung pengolahan tanah yang baik, pengendalian gulma dan praktek perairan yang lain akan berdampak baik bagi pengembangan pertanian hidroponik.Pupuk Kandang ini bias di bagi menjadi dua yaitu Dilihat dari bentuknya, terdapat pupuk kandang padat dan cair. Pupuk padat biasanya didapatkan dari tahi (feses) sedangkan pupuk cair diambil dari air kencing (urine). Ada juga yang diambil dari campuran feses dan urine, biasanya berbentuk campuran kental seperti lumpur. Selain bentuk fasa-nya, ada juga pupuk kandang yang berupa campuran antara kotoran dengan material lain. Seperti, kotoran ayam yang bercampur dengan sekam padi yang dijadikan alas kandang atau kotoran sapi yang bercampur jerami. Berikut ini, beberapa jenis pupuk kandang yang banyak dipergunakan. Jadi pupuk kandang sangat bagus di gunakan sebelum lahan diolah dan di tanamai cabe,digunakan sebagai media alas tanam sbelum anak cabe di tanam di bedengan,dan juga pemakaian dengan aturan yang pas tentunya memanjang kan umur cabe itu sendiri,dan memperbanyak hasi buah dari cabe itu sendiri ? Waktu Pemupukan Memakai Bahan KimiaPemberian pupuk Kimia bisa dilakukan dengan 2 cara, yang pertama dengan cara pengocoran dan yang kedua adalah dengan cara ditabur. kedua cara tersebut disesuaikan dengan kondisi. Jika musim kemarau pemupukan susulan lebih efektif dengan cara pengocoran, dan jika musim hujan pemupukan susulan dilakukan dengan cara ditabur. Pemupukan dengan cara dikocor lebih menguntungkan karena pupuk dapat segera diserap oleh tanaman, hemat waktu dan tenaga karena sekaligus menyiram serta lebih hemat dalam penggunaan pupuk. Berikut ini dosis dan cara pemupukan susulan tanaman cabe (Untuk 1000 Tanaman Cabe) :• Umur 10 HST(Hari Siap tanam) Dosis 4 kg Pemupukan pertama dilakukan dengan cara dikocor. Larutkan 4 kg pupuk NPK 16 dengan 250 liter air. Kemudian kocorkan pada tanaman cabe dengan dosis 250 ml Batang.• Umur 17 HST Dosis 6 kg Pemupukan susulan kedua juga dilakukan dengan cara dikocor. Dosis dinaikkan sedikit, yaitu 6 kg pupuk NPK 16 dilarutkan dengan 250 liter air. Kocorkan pada tanaman cabe 250 ml / tanaman. • Umur 24 HST Dosis 8 kg Pemupukan susulan ke 3 bisa dilakukan dengan cara dikocor atau ditabur. Pupuk yang digunakan adalah Urea 1 kg, NPK 4 kg, KNO Putih 1 kg, TSP 1 kg, MKP 1 kg (jumlah 8 kg) – Larutkan dengan 250 liter air, dan kocorkan 250 ml / tanaman pada lubang yang dibuat disisi kiri dan kanan tanaman. Jarak lubang dengan batang tanaman 15 cm. – Jika tidak menggunakan mulsa, taburkan pupuk disekeliling tanaman dengan jarak 15 cm dari batang. Kemudian pupuk ditutup dengan tanah.• Umur 30 HST Dosis 10 kg Pada pemupukan susulan ke 4 gunakan pupuk Urea 1 kg, NPK 4 Kg, KNO Putih 2 kg, TSP 2 kg, MKP 1 kg (jumlah 10 kg). Larutkan dengan 250 liter air, kemudian kocorkan pada lubang disisi kiri dan kanan tanaman dengan jarak 15 cm. Dosis 250 ml/tanaman. Atau ditaburkan pada lubang disisi kiri dan kanan tanaman. – Atau taburkan disekeliling tanaman dengan jarak 15 cm dari batang. Kemudian ditutup dengan tanah.• Umur 40 HST) Dosis 12 kg Pupuk susulan ke 5 adalah NPK 6 kg, KNO putih 2 kg, TSP 2 kg, MKP 2 kg. – Dilarutkan dengan 250 liter air, kemudian dikocorkan pada lubang disisi tanaman dengan dosis 250 ml/tanaman. Atau ditaburkan ditengah bedengan dengan cara membelah mulsa. • Umur 50 HST Dosis 15 kg Pupuk susulan ke 6 adalah NPK 8 kg, KNO putih 2 kg, TSP 3 kg, MKP 2 kg. – Dilarutkan dengan 250 liter air, kemudian dikocorkan pada lubang disisi tanaman dengan dosis 250 ml/tanaman. Atau ditaburkan ditengah bedengan dengan cara membelah mulsa. Atau ditaburkan disekeling tanaman kemudian ditutup dengan tanah.• Umur 60 HST) – Dosis 15 kg Pupuk susulan ke 6 adalah NPK 8 kg, KNO putih 2 kg, TSP 3 kg, MKP 2 kg. Dilarutkan dengan 250 liter air, kemudian dikocorkan pada lubang disisi tanaman dengan dosis 250 ml/tanaman. Atau ditaburkan ditengah bedengan dengan cara membelah mulsa. – Atau ditaburkan disekeling tanaman kemudian ditutup dengan tanah • Umur 70 HST Pemupukan susulan ke 8 dan seterusnya hingga panen dilakukan dengan cara dan dosis yang sama dengan pemupukan susulan ke 7, dengan rentang waktu 10 hari sekali. Pemupukan susulan dilakukan hingga tanaman memasuki panen ke 7, setelah itu tidak perlu dilakukan pemupukan susulan, karena secara otomatis produktifitas tanaman akan menurun. Terkecuali untuk varietas tertentu yang berumur panjang, pemupukan bisa dilakukan sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan. Cara pemupukan susulan diatas adalah panduan umum dan tidak mutlak. Sebab kenyataan dilapangan bisa berubah, sesuai dengan kondisi tanaman dan tingkat kesuburan tanah. Juga perbedaan hara tanah.Itulah metode dan waktu pemberian pupuk kandang dan pupuk kimia pada tanman cabe dari umur (0- Dengan siap panen),semoga artikel ini bias menambah wawasan dan ilmu para petani,salam bangga jadi petani,salam bangga jadiPenyuluh. Penulis Nofrida yuerni .SST ,PPL di Wilayah kerja BP4K2P Kec.Tilatang Kamang,Kab.Agam,Sumatera Barat