Loading...

Cara Pengairan Berselang pada Padi Sawah (Sistem Basah Kering)

Cara Pengairan Berselang pada Padi Sawah (Sistem Basah Kering)
Cara Pengairan Berselang pada Padi Sawah (Sistem Basah Kering) Penyuluh Pertanian BPP Alas Imam Teguh Satoto,S.ST Pengairan berselang adalah pengaturan kondisi lahan dalam kondisi kering dan tergenang secara bergantian Pengairan berselang memberi kesempatan kepada akar untuk berkembang lebih baik, pengairan berselang mengurangi kerebahan, mengaktifkan jasad renik mikroba yang bermanfaat, mengurangi kerebahan, mengurangi jumlah anakan yang tidak produktif (tidak menghasilkan malai dan gabah), menyeragamkan pemasakan gabah dan mempercepat waktu panen, memudahkan pembenaman pupuk ke dalam tanah (lapisan olah), memudahkan pengendalian hama keong mas, mengurangi penyebaran hama wereng coklat dan penggerek batang, mengurangi kerusakan tanaman padi karena hama tikus. Hal-hal yang harus dilakukan pada pengairan berselang: Jenis tanah; tanah yang tidak bisa menahan air sebaiknya hati-hati dalam menerapkan cara pengairan berselang; demikian pula jenis tanah berat; Pola pengairan di wilayah setempat; kalau pengairan sudah ditetapkan berselang setiap 3 hari maka pola pengairan yang sudah ada ini saja yang diikuti. Pada lahan sawah yang sulit dikeringkan karena drainase jelek, pengairan berselang tidak perlu dipraktekkan. Cara pengairan berselang: Tanam bibit dalam kondisi sawah macakmacak; Secara berangsur tanah diairi 2-5 cm sampai tanaman berumur 10 hari; Biarkan sawah mengering sendiri, tanpa diairi (biasanya 5-6 hari); Setelah permukaan tanah retak selama 1 hari, sawah kembali diairi setinggi 5 cm; Biarkan sawah mengering sendiri, tanpa diairi (5-6 hari) lalu diairi setinggi 5 cm. Interval basa kering selama 5-6 hari Pengaturan sampai tanaman masuk stadia pembungaan. Sejak fase keluar bunga sampai 10 hari sebelum panen, lahan terus diairi setinggi 5 cm, lahan dikeringkan. Sepuluh hari sebelum panen lahan dikeringkan