Manfaat kompos jerami tidak hanya dilihat dari sisi kandungan haranya saja. Kompos juga memiliki kandungan C-organik yang tinggi. Penambahan kompos jerami akan menambah kandungan bahan organik tanah. Pemakaian kompos jerami yang konsisten dalam jangka panjang akan dapat menaikkan kandungan bahan organik tanah dan mengembalikan kesuburan tanah. Bahan organik tanah menjadi indicator kesuburan tanah. Peranan kunci bahanorganik tanah dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu fungsi biologi, fungsi kimia dan fungsi fisika. Potensi jerami kurang lebih 1,4 kali dari hasil panen. Rata-rata produktivitas padi khususnya di desa Sukaraharja adalah 7,2 ton/Ha, sementara produksinya mencapai sekitar 1825 ton/tahun, dengan demikian produksi jerami di desa Sukaraharja mencapai 2555 ton/ tahun. Potensi jerami yang cukup besar ini akan sangat besar manfaatnya jika dikembalikan kembali ke dalam tanah dalam bentuk adalah merubahnya menajdi kompos. Rendeman kompos yang dibuat dari jerami kurang lebih 60% dari bobot awal jerami, sehingga kompos jerami yang biaa dihasilkan dalam 1 ha lahan sawah adalah sebesar kurang lebih 6 ton/ha Pembuatan kompos jerami dapat dilakukan dengan cara yang sederha, murah dan mudah, seperti 1. Pengomposan jerami dilakukan di lokasi dimana jerami di panen. 2. Pengomposan jerami dapat dilakujkan tanpa pencacahan dan tanpa penambahan bahan lain yang sulit didapat 3. Pengomposan jerami dapat dibuat dengan biaya semurah mungkin dan tidak menambah banyak tenaga 4. Pengomposan jerami tidak memerlukan mesin atau alat yang mahal