Loading...

CARA PERBANYAKAN BENIH SUMBER JAGUNG BERSARI BEBAS (KOMPOSIT)

CARA PERBANYAKAN BENIH SUMBER JAGUNG BERSARI BEBAS (KOMPOSIT)
BENIH SUMBER Kelas-kelas benih yang digunakan sebagai sumber untuk memproduksi benih kelas Sebar/Extension Seeds (BR/ES). Benih Inti/NucleousSeed (NS) adalah benih dari program pembentukan varietas yang merupakan hasil persilangan antara famili atau galur. Benih Penjenis/Breeder’s Seed (BS) adalah benih asal yang dihasilkan dari benih inti. Benih Penjenis ini digunakan sebagai sumber perbanyakan benih lebih lanjut. Benih Dasar/Foundation Seeds (BD/FS) adalah benih yang diperoleh dari hasil perbanyakan benih penjenis, digunakan sebagai sumber benih untuk memproduksi benih pokok, Benih Pokok/Stock Seeds (BP/SS) adalah benih yang diperoleh dari hasil perbanyakan benih dasar, benih pokok ini digunakan sebagai sumber benih untuk memproduksi benih sebar, Benih Sebar/Extension Seeds (BR/ES) adalah benih yang digunakan petani untuk memproduksi jagung dengan tujuan konsumsi. PERSYARATAN PRODUKSI BENIH Bermohon ke bpsb (balai pengawasan dan sertifikasi benih) Penanaman dianjurkan pada awal musim kemarau atau akhir musim hujan Lokasi harus terisolasi dari varietas lain (minimal 300 m dengan memperhatikan arah angin untuk isolasi jarak atau isolasi waktu minimal 3 minggu) Sekitar lokasi tersedia sumber air Tersedia fasilitas prosesing DIAGRAM PRODUKSI BENIH Balai komoditasiso 9001: 2008 Pelepas varietas Benih Inti (Ns) Benih Penjenis (Bs) Bpsb Balai Benih Benih dasar (bd) Benih pokok (bp) Penangkar Benih Benih Sebar (Br) PENYIAPAN BENIH Benih inti biasanya tersimpan dalam bentuk tongkol atau bentuk pipilan dalam kantong kertas. Setiap kantong berisi benih pipilan dari 1 tongkol. Untuk lahan + 1 ha diperlukan benih sebanyak + 200 tongkol. Jika benih inti dalam bentuk tongkol, maka pipil tongkol dan biji yang terpipil dimasukkan dalam kantong kertas. Ambil 1/4 - 1/3 bagian biji yang telah terpipil dari setiap kantong, dan campur menjadi satu, biji ini dijadikan sebagai tanaman jantan. Sisa benih (3/4 – 2/3 bagian) tetap disimpan dalam masing-masing kantong. PENYIAPAN AHAN/ PENGOLAHAN TANAH Lahan dibersihkan dari sisa-sisa tanaman sebelumnya Bila banyak tumbuh gulma dapat digunakan herbisida Pengolahan tanah dengan traktor atau ternak sapi Tanah tidak boleh bongkah-bongkah Tanam dengan tugal Jarak tanam 75 cm x 20 cm (1 tanaman per lubang) Dalam lubang tanam + 5 cm Lubang ditutup dengan tanah atau pupuk kandang (+ 2,0 t/ha) PEMUPUKAN Pemupukan dilakukan setelah benih tumbuh saat 7-10 hari setelah tanam Pupuk ditempatkan dalam lubang yang dibuat dengan tugal di samping tanaman, dan ditutup dengan tanah dengan jumlah pupuk /ha adalah Urea 300 kg,SP36 200 KG,DAN kcl 50 KG.30% urea,100% SP36,100% KCL diberikan pada ssat tanan dan 70% Urea diberikan pada umur 21 HST. DISUSUN OLEH : HASAN ISMAIL SP.