Loading...

CARA SEDERHANA MEMBUAT PGPR

CARA SEDERHANA       MEMBUAT PGPR
Penyuluh wilayah kerja Desa Palimbangan bersama penyuluh Kjf Kecamatan BPP Haur Gading beberapa waktu lalu memberikan pelatihan mengenai Cara Sederhana Membuat PGPR di kelompok tani binaan mereka yaitu Poktan Karya Bakti. Kegiatan diikuti oleh 20 orang peserta yang dilakukan dirumah ketua Kelompok Tani. Sebelum praktek pembuatan PGPR dilakukan, para penyuluh atau narasumber terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai apa itu PGPR, manfaat, bahan, alat dan cara membuatnya. PGPR atau Plant Growth Promoting Rzhizobakteria adalah mikroorganisme menguntungkan yang hidup disekitar perakaran, berupa kumpulan berbagai bakteri yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan mengendalikan penyakit tanaman. Jika daerah perakaran suatu tanaman kekurangan mikroorganisme menguntungkan maka akan menyebabkan tanaman mudah terserang penyakit seperti layu dan busuk serta akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman jadi terhambat.PGPR bermanfaat untuk mencegah dan mengendalikan penyakit layu dan dapat memacu pertumbuhan tanaman. Penyakit yang dapat dikendalikan oleh PGPR yaitu layu fusarium, penyakit busuk batang phtophora, penyakit layu bakteri pada pisang, family solanacean dan kacang-kacangan, schlerotium, rhizoctonia, blast dan antraknose. Alat dan Bahan pembuatan PGPR ,yaitu :Alat : 1. Jerigen 10 L atau 20 L 2. Panci 10 L 3. Pisau & talenan 4. Corong & saringan 5. Kompor Bahan1. 100 gr akar bambu beserta tanahnya2. 2. 10 L air matang (jangan air PDAM)3. 400 gr gula merah/aren4. 200 gr terasi5. 1 bungkus vetsin @ Rp.1000,- Cara Pembuatan : 1. Persiapan larutan• 100 gr akar bambu beserta tanahnya ddirendam dalam 1 liter air matang dingin• Rendam selama 2-3 hari• Saring bahan biang yang sudah direndam• Larutan biang telah siap • Untuk bahan biang PGPR bisa diganti dengan akar putri malu, atau akar rumput gajah atau akar alang-alang, semua akar diambil beserta tanahnya. 2. Siapkan terasi dan gula merah direbus3. Sementara itu rebus air sampai mendidih, setelah itu masukan terasi dan gula merah, didihkan sampai 20 menit4. Kemudian dinginkan larutan, masukan vetsin5. Masukan biang ke dalam larutan dengan menggunakan saringan6. Masukan larutan ke dalam jerigen dengan menggunakan corong dan saringan7. Permentasikan selama 10-15 hari Larutan PGPR dapat diaplikasikan untuk perlakuan benih, untuk perlakuan bibit tanaman dan untuk perlakuan pada tanaman. Penulis : Rosmilawaty, S.Pt