Persiapan Benih, Tanaman melon yang sehat dan berproduksi optimal berasal dari bibit tanaman yang sehat, kuat, dan terawat baik pada awalnya. Benih direndam ke dalam larutan furadan dan atonik selama 2 jam. Benih yang baik berada di dasar air, sedangkan yang kurang baik akan mengapung di atas permuakaan air. Oleh sebab itu, pembibitan merupakan kunci keberhasilan agribisnis melon. Benih melon yang akan disemaikan ,direndam lebih dahulu di dalam air 2-4 jam. Setelah itu, benih disemaikan pada kantong plastik yang telah diisi tanah dan pupuk kandang yang dicampur dengan perbandingan 5:1. Benih disemaikan dalam posisi tegak dan ujung calon akarnya ,menghadap ke bawah.benih ditutup dengan campuran abu sekam dan tanah dengan perbandingan 2:1 yang telah disiapkan, agar tanaman dapat tumuh dengan baik,tidak mudah rebah.untuk merangsang perkecambahan benih dengan ,menciptakan suasana hangat , maka tutuplah permukaan persemaian dengan karung goni basah.apabila kecambah telah muncul ke permukaan media semai(pada hari ke-3-4), maka karung goni dapat dibuka. Melon termasuk tanaman yang terlalu menuntut media semai yang khusus untuk pembibitannya. Medianya dapat dibuat dengan berbagai variasi, caranya dengan mencampaurkan tanah, pasir, pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1:1:1 . Untk mendapatkan hasil bibit melon yang kekar dan sehat, kompos media semai yang tepat terdiri atas campuran tanah, pupuk kandang, pupuk SP36, NPK , ditambah dengan insektisida karbofuran.Penanaman, penanaman dilakukan bila sudah berdaun 4-5 helai atau berusia 10-12 hari. Caranya kantong plastik polibag dibuang secara berhati-hati, lalu bibit berikut tanahnya di tanam pada bedengan yang sudah di lubang sebelumnya. Bedenganpun jangan sampai kekurangan air. Penyulaman dapat dilakukan jika dalam waktu 2 minggu bibit tidak menunjukkan pertumbuhan normal. Tanaman dicabut dan diganti dengan bibit baru pada sore hari. Penyulaman dan penjarangan dilakukan selama 35 hari kemudian disiram. Penyiangan, dilakukan dengan cara mencabut gulma, gulma yang tidak dibersihkan akan merugikan karena menjadi media hama dan penyakit pada tanaman.Pembubunan, untuk pembubunan, pertama-tama dilakukan pada saat pemupukan awal.Perempalan, dilakukan terhadap tunas/cabang air yang bukan merupakan cabang utama.Pemupukan, pemupukan diberi sebanyak 3 kali yaitu 20 hari setelah ditanam, tanaman berusia 40 hari.dan pada saat tanaman berusia 60 hari. Caranya ditugal di 5-10 cm dari pangkal pohon tanaman atau disebarkan secara merata di atas tanah bedengan pada pinggiran kiri dan kanannya. Selain itu tanah dibalik dengan hati-hati supaya tidak merusak perakaran tanaman dan agar pupuk tersebut bisa aman terpendam dalam tanah. Unuk memudahkan dalam pemupukan,dibuat data mengenai rangkaian pemupukan sejak awal. Kebutuhan pupuk kandang /kompos sebagai pupuk dasar 10-20 ton/ha, SP36 1.200kg/ha, KCL 300-400kg/ha dan Urea 400 kg/ha. Pemupukan susulan Urea 400kg/ha, SP36 500 kg/ha dan KCl 200 kg/Ha.Penyiraman, Tanaman melon menghendaki udara yang kering untuk pertumbuhannya tetapi tanah harus lembab Tanaman disiram sejak masa pertumbuhan tanaman sampai tanaman akan dipetik buahnya.saat enyiram jangan sampai membasahi daun dan buahnya agar daun dan buah tidak dijangkiti penyakit, karena akan mengundang jamur . maka sebaiknya penyiraman dilakukan pada pagi-pagi sekali atau malam hari. Safrullah, SP Penyuluh Pertanian Madya/BPP Sinjai Utara