Loading...

CARA TANAM LEATHER LEAF

CARA TANAM  LEATHER LEAF
Kegiatan penanaman dilakukan sesuai dengan rekomendasi/anjuran sesuai SOP Budidaya tanaman florikultura merupakan rangkaian semua kegiatan proses produksi yang meliputi kegiatan pratanam, penanaman, pemeliharaan tanaman, pemanenan dan pascapanen florikultura. Selain itu tanaman florikultura adalah suatu kelompok jenis tanaman hortikultura yang bagian atau keseluruhannya dapat dimanfaatkan untuk menciptakan keindahan, keasrian dan kenyamanan di dalam ruang tertutup dan/atau terbuka. Dalam upayameningkatkan produksi dan produktivitas tanaman florikulturadilakukan dengan pendekatan penerapan GAP-SOP dan GHP.Tujuan pengembangan kawasan adalah:Untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya kawasan sentraproduksi yang berkelanjutan berbasisGood Agricultural Practices (GAP) danStandard Operating Procedure (SOP) dan percontohankebun produksi dalam mendukung pengembanganGreen City serta pendekatanGood Handling Practices (GHP) dalam rangkamutu yang baik dan mengurangi kehilangan hasil akibatpengelolaan pascapanen yang kurang baik. Dukungan pengembangan budidaya leatherleaf maka perlu dilakukan tindakan konservasi lahan dimana tujuannya adalah untuk mencegah penurunan daya dukung lahan, menghindari erosi dan terbawanya unsur hara sehingga akan menurunkan kualitas tanah dan tingkat kesuburannya. Dalam usaha budidayanya mengacu pada usaha ramah lingkungan (tidak merusak dan mencemari lingkungan terkait dengan aspek pemanfaatan sumberdaya alam, pembuangan limbah dan keamanan lingkungan) serta juga memahami batas-batasnya. Lahan yang sudah diolah menggunakan cangkul/dibajak hingga gembur, diberikan pengapuran pemupukan dasar dan telah dibuat bedengan dan juga telah dubuat lubang tanaman maka selanjutnya lahan sudah siap untuk tanam. Dalam menyiapkan jarak tanam penanaman leatherleaf yang biasa dilakukanadalah 30 x 40 cm dengan system zigzag. Lubang dibuat secara manual dengan tangan atau alat bantu berupa cangkul kecil. LeatherleafRhizome ditanam di bedengan dalam 3 baris. Pada baris yang ditepi, rhizome ditanam tidur dan miring 45 derajat ke arah luar, sedangkan pada baris tengah ditanam lurus searah bedengan. Kedalaman tanam adalah 5 cm. Rhizome ditutup tanah dengan sedikit tekanan. Setelah penanaman langsung dilakukan penyiraman. Cara kerja penanaman Leather leaf Menyiapkan rencana pelaksanaan dan petugas penanamanMelakukan mengecekan kembali, kondisi bulan penanaman apakah merupakan musim hujan atau tidak, yakinkan bahwa saat tanam bukan hari datangnya hujan dan bukan musim hujanMelakukan pengecekan kembali lahan yang telah siap (bedengan, pemberian pupuk kandang, lubang tanam maupun jarak tanam.Angkut benih secara hati-hati kelokasi dekat lubang tanam, tanam benih yang telah disediakan pada setiap lubang tanam.Padatkan tanah dengan tangan disekitar tanaman sedemikian rupa sehingga tanaman berdiri tegak dan tidak roboh.Lakukan pencatatan pada setiap kegiatan penanaman yang dilakukan dan informasikan lainna. Cara melakukan penanaman Leather leaf yaitu dengan cara; · Membuat lubang tanam menggunakan garfu/cangkul sedalam kurang lebih media benih tanaman dengan cara membuang kebagian kiri dan kanan titik tanam. · Menyobek polybag pada benih tanaman secara hati-hati menggunakan pisau/gunting · Memasukkan tanaman secara hati-hati hingga terbenam secara keseluruhan media benih kedalam lubang tanam. · Menutup/menambahkan media tanam hingga rata dan memadatkan disekeliling tanaman hingga posisi tanaman menjadi tegak · Bisa juga dilakukan penyiraman setelah dilakukan penanaman Ditulis Oleh: Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber: Bacaan Ditjen Horti dan SOP lainnya dari Google Sumber gambar : Foto: Purwanti/Sri