Loading...

Cegah Covid-19, Pertanian Tidak Boleh Berhenti Di Kabupaten Tabalong (PPL & Petani Tetap Semangat)

Cegah Covid-19, Pertanian Tidak Boleh Berhenti Di Kabupaten Tabalong (PPL & Petani Tetap Semangat)
UPAYA YANG TELAH DAN DAPAT DILAKUKAN PPL UNTUK MEMINIMALISIR PENYEBARAN COVID-19 DAN DAMPAKNYA BAGI PANGAN KITA Selasa, 07 April 2020 Eka Rismawina, S.P*) Hj. Zulzana Efriani, S.Pi**) Cegah Covid-19, Pertanian tidak boleh berhenti. Menjadi semboyan baru di kalangan Insan Pertanian Kabupaten Tabalong. Covid – 19 atau Corona virus disease- 19, merupakan penyakit akibat virus SARS-COV2. Dalam tulisan ini saya akan mencoba menyampaikan upaya yang telah dan dapat kita sebagai PPL lakukan untuk meminimalisir penyebaran dan dampak dari penyakit ini. UPAYA YANG TELAH DILAKUKAN PPL KABUPATEN TABALONG Sejak Kementerian semakin gencar mensosialisasikan mengenai antisipasi COVID-19 melalui pembagian spanduk, poster dan leaflet yang telah diterima semua BPP di Kabupaten Tabalong pada 1 April 2020 lalu, PPL di tingkat BPP dan WKPP juga semakin masif dalam melakukan gerakan pembagian informasi perihal pencegahan COVID-19 dan informasi pertanian. Selain mengawal kegiatan panen dan melakukan ubinan di tingkat petani, semua PPL di tingkat BPP dan WKPP bekerja keras untuk terus memotivasi petani agar terus semangat berusahatani dan berupaya menyediakan data ter untuk kepentingan keamanan pangan di Tabalong. Tim administrator SIMLUHTAN juga telah bekerja keras bahu-membahu memenuhi segala permintaan informasi dan data baik dari level Kabupaten, hingga Provinsi dan Pusat. Salah satu data yang diminta adalah data jumlah buruh tani dan petani penggarap di tingkat Desa. Permintaan data dari Kementerian Pertanian tersebut terkait antisipasi terhadap pandemi COVID-19. Buruh tani dan petani penggarap memerlukan perhatian serius karena rentan terkena dampak ekonomi, yakni dikhawatirkan terjadinya penurunan penghasilan atau NTP (Nilai Tukar Petani) yang berprofesi sebagai buruh tani dan petani penggarap. Dari pengumpulan data semenjak 23 Maret 2020 sampai dengan 06 April 2020 (+/- 2 minggu), untuk Kabupaten Tabelong telah terkumpul data sebanyak; 27 orang buruh tani dan 1.262 orang Petani penggarap. Data ini oleh Kementerian Pertanian rencananya akan diikutkan program Keluarga Harapan yang bekerjasama dengan Kementerian Sosial. UPAYA LANJUTAN YANG DAPAT DILAKUKAN PPL UNTUK MEMINIMALISIR PENYEBARAN DAN DAMPAKNYA Banyak ahli berpendapat bahwa salah satu jalan keluar untuk mengakhiri pandemi ini adalah dengan melandaikan kurva atau memperlambat laju penyebaran virus corona(COVID-19). Sesuai arahan Kementerian Pertanian melalui poster tentang pencegahan COVID-19, hal tersebut dapat dilakukan dengan melaksanakan protokol berikut: Bagi Penyuluh dan Petugas Lainnya: Hindari Pengumpulan massa;kerumunan seperti rapat, pertemuan, dan lainnya. Selalu jaga jarak dengan orang lain (minimal 1 meter). Meminta rekan yang kurang sehat untuk istirahat di rumah Secara Pro aktif menyampaikan informasi pertanian dan pencegahan COVID-19 melalui radio komunitas, Cyber Extension dan Social Media untuk Petani dan Masyarakat luas. Bagi Petani (Juga PPL): Sering mencuci tangan pakai sabun (terutama sebelum makan dan minum). Gunakan masker apabila batuk atau pilek. Konsumsi gizi seimbang, perbanyak sayur dan buah. Hati-hati kontak dengan hewan (menurut laporan penyakit ini juga dapat ditemukan pada unta, sapi, kucing dan kelelawar). Rajin olahraga (ringan) dan istirahat cukup. Tidak mengkonsumsi daging yang tidak dimasak. Bila Batuk, Pilek dan sesak napas segera ke fasilitas kesehatan. Menghindari kerumunan banyak orang (pertemuan, selamatan, dll) Bila sedang beraktivitas di sawah/kebun (saat tanam, pemeliharaan, panen agar menjaga jarak dengan petani lain (minimal 2 meter), optimalkan pekerjaan dengan alsintan. Rajin mengomsumsi empon-empon (seperti wedang uwuh, jahe kunir asem, beras kencur, dll) TETAP BEKERJA DI LAHAN PERTANIAN DENGAN SEMANGAT Tambahan dari penulis untuk seluruh rekan PPL di seluruh Indonesia, jagalah diri sendiri, keluarga kita, teman sejawat, orang dekat (tetangga dan pekerja seperti petani, tukang sayur, kurir, ojek online) dengan mengedukasi mereka untuk: SELALU BAHAGIA DAN BERFIKIRAN POSITIF. Meningkatkan dan memperkuat daya tahan tubuh yakni dengan meminum empon-empon, atau jahe, madu dan kunyit serta suplemen lainnya yang dianjurkan oleh petugas kesehatan. Bagi yang mendapatkan giliran WFH (WORK FROM HOME) maka tetaplah di rumah, jangan keluyuran, jalan-jalan tidak perlu, serta hanya keluar rumah untuk keperluan yang benar-benar penting, seperti urusan pekerjaan dan membeli kebutuhan pokok untuk pangan di rumah. Selalu menggunakan masker jika keluar rumah (gunakan masker non medis, dari kain 3 lapis dengan tambahan tisu, minimal 3 tisu). Saat ini Pemerintah menganjurkan untuk menggunakan masker baik untuk yang sehat maupun saat sakit. Ganti masker kain setiap 4 jam. Cuci masker kain dengan deterjen setiap setelah memakai. Jika pulang dari bepergian, jangan langsung duduk, berbaring atau menyentuh anggota keluarga yang lain, namun langsung lepas pakaian dan tas yang dipakai saat bepergian, taruh di tempat aman, dan bersegera mandi dengan sabun dan shampoo dari kepala hingga ujung kaki serta menyikat gigi. Jika sedang sakit, pantau terus suhu tubuh dan kondisi tubuh, segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat jika kondisi dinilai tidak baik. Bijak dalam membagikan berita dan informasi terkait COVID-19, hati-hati terhadap HOAX, cek sumber berita dengan mengetahui siapa penulis dan media berita, jangan mudah menyebarkan berita tanpa sumber media terpercaya yang bisa saja dibagikan teman chat pada grup WhatsApp. Aktiflah mencari konfirmasi suatu berita baru dengan membandingkannya dengan media terpercaya lainnya sebelum menyebarkan berita tersebut baik melalui wa, media sosial lainnya ataupun secara langsung menyampaikan berita tersebut kepada orang lain. Lindungi privasi orang lain yang terindikasi berkaitan dengan COVID-19, jangan menyebarkan data pribadi mereka seperti foto, KTP, screen shoot/tangkap layar percakapan whatsapp tanpa meminta izin dari pihak-pihak yang berkaitan. YANG TIDAK KALAH PETING UNTUK MENJAGA STOK PANGAN KITA : Motivasi terus petani untuk tidak menghentikan kegiatan pertanian, bantu mereka dengan tidak mengindahkan protokol pencegahan COVID-19 yang dianjurkan Pemerintah. Berikan informasi akurat tentang situasi terbaru produksi dari komoditas pertanian di wilayah binaan kita. Mulai dari diri sendiri di rumah untuk menanam sayuran cepat dan mudah tumbuh, misalnya katuk, kangkung, bayam, sawi, cabai, terong, papaya dan lain-lain. Selain itu juga tanaman sumber karbohidrat seperti ubi, singkong, dan lain-lain, yang ditanami baik di pekarangan rumah ataupun di polybag/wadah lain yang memungkinkan untuk ditanami. Kepedulian dari Pemerintah Daerah mulai dari level tertinggi di tingkat Kabupaten Tabalong hingga level terendah untuk saling bekerjasama mengamankan stok pangan di Kabupaten Tabalong Setelah semua uraian tadi, maka dalam fungsinya sebagai sumber informasi di bidang pertanian. Yakni, bentuk tindakan pro aktif dalam usaha menyampaikan informasi pertanian dan pencegahan COVID-19 untuk Petani dan Masyarakat luas. Seksi Metode dan Informasi Bidang Penyuluhan menjadwalkan untuk melaksanakan video conference Rapat Koordinasi Administrator SIMLUHTAN Kabupaten Tabalong melalui aplikasi ZOOM CLOUD. Dalam kegiatan tersebut Hj Zulzana Efriani, S.Pi mengarahkan agar masing-masing BPP membuat artikel di Cyber Extension Kecamatan tentang informasi pertanian dan pencegahan COVID-19 untuk petani dan masyarakat luas. Video conference saat ini merupakan cara yang efektif dan aman untuk melakukan pertemuan dan rapat-rapat penting yang melibatkan banyak orang. Dengan demikian Seksi Metode dan Informasi menjadi Seksi pertama di Dinas Pertanian Tabalong yang menjadwalkan untuk melakukan rapat secara online di tengah situasi Pandemi Corona saat ini. *) Penulis adalah Administrator SIMLUHTAN tingkat Kabupaten Tabalong, yang saat ini merupakan Penyuluh Pertanian Programer (PP MUDA) di BPP Tanjung pada Dinas Pertanian Tabalong *) Reviewer adalah Kepala Seksi Metode dan Informasi pada Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Tabalong Sumber: 1) Tim Kerja Gugus Tugas Covid 19. 2020. Pedoman umum menghadapi Pandemi Covid-19. Kementerian Dalam Negeri 2) Poster Pencegahan Covid-19. 2020. Kementerian Pertanian.