Loading...

DAMPAK KABUT ASAP BAGI KESEHATAN  KITA

DAMPAK KABUT ASAP BAGI KESEHATAN  KITA
Kabut asap cukup pekat kembali menyelimuti Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah sehingga mengganggu masyarakat yang beraktivitas di luar rumah. Pantauan di lapangan, kabut asap memang lebih pekat dibandingkan dengan sebelumnya. Sebagian besar masyarakat yang beraktivitas pada pagi hari, khususnya para pelajar yang berangkat sekolah, terlihat mengenakan masker. Kabut asap pekat terlihat antara pukul 05.00 WIB hingga 07.00 WIB. Sekolah-sekolah umumnya meniadakan aktivitas di luar kelas, seperti senam pagi yang biasanya rutin dilaksanakan, untuk mencegah para siswa menghirup asap bercampur debu. Jarak pandang aman di darat diperkirakan kurang dari 200 meter sehingga pengendara banyak yang tetap menyalakan lampu kendaraan. Berikut beberapa dampak negatif akibat gangguan asap bagi kesehatan. 1. Kabut asap dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan. Selain itu dalam jangka waktu tertentu kabut asap juga dapat menyebabkan reaksi alergi, peradangan, dan infeksi. 2. Bagi penderita asma, bronkitis dan penyakit kronis paru lainnya, kabut asap juga dapat memperburuk kondisi pernafasan. 3. Kemampuan paru-paru dalam bekerja memproduksi oksigen menjadi berkurang, sehingga dapat menyebabkan seseorang sulit bernafas dan mudah lelah. 4. Bagi mereka yang telah memasuki usia lanjut, anak-anak, atau mereka dengan penyakit kronik dapat memengaruhi kondisi daya tahan tubuh. Saat tubuh dalam kondisi kurang fit ditambah dengan kabut asap, maka lebih rentan berpotensi mengalami gangguan kesehatan. 5. Kemampuan dalam mengatasi infeksi paru-paru dan pernfasan menjadi berkurang. Hal ini menyebabkan mudah mengalami infeksi. 6. Berbagai penyakit kronik bisa jadi kian memburuk. 7. Bahan polutan dalam asap akibat kebakaran hutan dapat menjadi sumber polutan di sumber air bersih dan makanan yang tidak terlindungi dengan baik. 8. Lebih mudah terkena infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), karena ketidak seimbangan daya tahan tubuh dengan pola bakteri / virus penyebab penyakit. Ditambah dengan buruknya kondisi lingkungan. Untuk mengantisipasi serta melindungi diri dari risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap, berikut ini beberapa tips yang perlu Anda perhatikan: 1. Hindari atau kurangi aktivitas di luar rumah/gedung, terutama bagi mereka yang menderita penyakit jantung dan gangguan pernafasan. 2. jika terpaksa harus pergi ke luar rumah/gedung, sebaiknya menggunakan masker. 3. Minumlah air putih lebih banyak dan lebih sering. 4. Bagi Anda yang memiliki gangguan paru dan jantung sebelumnya, lakukan konsultasi kepada dokter untuk mendapatkan perlindungan tambahan sesuai kondisi kesehatan Anda. Segera berobat ke dokter atau sarana pelayanan kesehatan terdekat bila mengalami kesulitan bernapas atau gangguan kesehatan lainnya. 5. Budayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti makan bergizi, jangan merokok, istirahat yg cukup, dll. 6. Upayakan agar polusi di luar tidak masuk ke dalam rumah/sekolah/kantor dan ruang tertutup lainnya. 7. Penampungan air minum dan makanan harus terlindung dengan baik. 8. Sebelum mengkonsumsi buah-buahan, sebaiknya dicuci terlebih dahulu. Demikian beberapa penyakit yang timbul akibat kabut asap kebakaran hutan dan tips perlindungan diri terhadap kabut asap. Semoga bermanfaat..( Orisa,SP / Penyuluh Pertanian Kotim ) . Sumber : Dari berbagai sumber .