Loading...

DAMPAK KEGIATAN SEKOLAH LAPANG (SL) TA.2019 DI KECAMATAN SEDONG

DAMPAK KEGIATAN SEKOLAH LAPANG (SL) TA.2019 DI KECAMATAN SEDONG
Sekolah Lapang (SL) merupakan salah satu metode penyuluhan yang seluruh kegiatan belajar-mengajarnya dilakukan dilapangan yaitu dilahan petani salah satu peserta SL dalam upaya peningkatan produksi padi nasional. SL di Kecamatan Sedong dilaksanakan pada Tahun Anggaran (TA) 2019. Teknologi yang diarahkan dalam Kegiatan ini salah satunya yaitu sistem tanam legowo 2:1 dan pengendalian OPT wereng dengan menanam tanaman refugia dan atau tanaman terung terungan, serta pembuatan pestisida nabati. Pada tahun 2018, lahan padi sawah di Kecamatan Sedong mengalami gagal panen yang diakibatkan oleh serangan OPT wereng. Varietas padi yang ditanam yaitu inpari 33. Varietas ini merupakan salah satu vaietas padi yang tahan terhadap serangan OPT wereng tetapi dengan kurangnya pengamatan dan pengendalian secara PHT (pengendalian Hama Terpadu) tanaman padi petani mengalami gagal panen. Pada tahun 2019 para petani sangat antusias untuk mengikuti kegiatan SL serta menerapkan teknologi dalam berusaha taninya untuk meningkatkan produksi padi. Dampak kegiatan Sekolah Lapang (SL) pada TA. 2019 di Kecamatan Sedong BPP Lemahabang Kabupaten Cirebon yaitu pada musim tanam 2020, petani tetap melaksanakan teknologi sistem tanam jajar legowo 2:1. Karena dengan menerapkan jajar legowo memudahkan petani dalam pengamatan OPT, pengendalian OPT dan menekan kelembaban disekitar tanaman sehingga tanaman padi bebas dari serangan hama dan penyakit. Selain itu, petani menanam tanaman terung disekitar lahan sawahnya untuk pengendalian OPT wereng. Dengan menanam tanaman terung maka petani dapat memperoleh keuntungan tambahan diluar dari usaha tanam padi. Petani juga sudah menyiapkan pestisida nabati untuk pengendalian OPT dengan membuat sendiri. Kegiatan SL sangat banyak manfaatnya bagi para petani yaitu dapat merubah pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk menerapkan teknologi pertanian dalam berusaha taninya. Sehingga dapat meningkatkan produksi padi dan pendapatan petani serta mendukung program swasembada pangan nasional di tahun 2045. (ditulis oleh : LIA SYAFRIA ULFAH, S.Pt / ADMIN BPP LEMAHABANG)