Loading...

DAMPAK PERUBAHAN IKLIM PADA TANAMAN PADI

DAMPAK PERUBAHAN IKLIM PADA TANAMAN PADI
Sub sektor tanaman pangan khusunya komoditi tanaman padi merupakan salah satu yang sangat berpengaruh atau rentan terhadap perubahan iklim yang berdampak pada produkstifitas tanaman dan menurunnya pendapatan petani. Akibat kekurangan air, banyak masalah hama seperti penggerek batang padi, belalang kembara dan kepinding tanah. Meningkatnya kejadian iklim ekstrim yang ditandai dengan fenomina kekeringan, perobahan pola curah hujan yang berdampak pada pergeseran musim tanam dan tertib tanam. Faktor iklim sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi. Informasi tentang kesesuaian iklim sangat diperlukan dalam rangka perencanaan penggunaan lahan, pola tanam dan pengaturan jadwal tanam serta tertib tanam yang baik. Untuk memperoleh produksi padi yang optimal, perlu dilakukan penentuan jadwal tanam yang sesuai. Pengaturan pola tanam sangat terkait dengan kebutuhan air dan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) yang sangat bergantung pada curah hujan dan faktor iklim lainnya seperti suhu udara dan pengaruh penyinaran mata hari, kesediaan varietas unggul padi yang adaptif terhadap kondisi iklim setempat. Permasalahan yang mempengaruhi tingkat produksi tanaman padi di WKBPP Cot Girek Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara adalah iklim yang akhir-akhir ini tidak menentu. Kondisi ini mengakibatkan produksi dan mutu gabah yang diperoleh tidak memuaskan, bahkan gagal panen atau puso. Di Kecamatan Cot Girek belum memiliki irigasi tehnis dan sistim perairan lain yang memadai/sawah masih tadah hujan. Akibat terjadinya fenomina perubahan iklim ini telah terjadi pergeseran musim penghujan dari biasanya, sehingga sulit diprediksi kapan hujan akan turun agar dapat ditetapkan jadwal turun ke sawah secara serentak.