Loading...

DAMPAK PESTISIDA TERHADAP PRODUK PANGAN

DAMPAK PESTISIDA TERHADAP PRODUK PANGAN
Pestisida merupakan semua zat atau campuran zat yang khusus digunakan untuk mengendalikan, mencegah atau menangkis gangguan serangga, binatang pengerat, nematoda, gulma, virus, bakteri dan jasad renik yang dianggap hama: kecuali virus, bakteri, serta jasad renik lain yang terdapat pada hewan dan manusia.Jenis pestisida yang kita kenal yaitu: (1) Insektisida adalah pestisida untuk memberantas serangga seperti belalang, kepik, werang, ulat, nyamuk, kutu busuk, rayap dan semut. (2) Fungisida adalah pestisida untuk memberantas/ mencegah pertumbuhn jamur/cendawan seperti bercak daun, karat daun, busuk daun dan cacar daun. (3) Bakterisida adalah pestisida untuk memberantas bakteri atau virus, seperti untuk membunuh virus CVPD yang menyerang tanaman jeruk. (4) Nematisida adalah pestisida yang digunakan untuk memberantas hama tanaman berupa nematoda (cacing). (5) Rodentisida adalah pestisida yang digunakan untuk memberantas hama tanaman berupa hewan pengerat seperti tikus. (6) Herbisida adalah pestisida yang digunakan untuk membasmi tanaman pengganggu (gulma) seperti alang-alang, rerumputan, enceng gondok dan lainResiko cemaran pestisida pada kesehatanPestisida dapat masuk kedalam tubuh manusia secara langsung, yaitu melalui mulut dan saluran pencernaan (sistem oral), melalui kulit (secara dermal), dan melalui pernafasan (melalui hidung dan sistem pernafasan). Dan ada yang masuk secara tidak langsung, yaitu pestisida yang masuk secara tidak langsung masuk melalui pangan, minuman dan sebagainya.Keracunan yang ditimbulkan oleh pestisida.1. Keracunan akut ringan. Keracunan ini dapat menimbulkan pusing, sakit kepala, iritasi kulit ringan, badan terasa sakit dan diare.2. Keracunan akut berat. Keracunan ini dapat menimbulkan gejala mual, menggigil, kejang perut, sulit bernafas, keluar air liur, pupil mata mengecil, dan denyut nadi meningkat. Keracunan yang sangat berat dapat mengakibatkan pingsang, kejang-kejang, bahkan bisa mengakibatkan kematian.3. Keracunan kronis. Keracunan kronis dalam jangka waktu yang sangat lama bisa menimbulkan gangguan kesehatan, diantaranya iritasi mata dan kulit, cacat pada bayi, kanker, mutasi gen, gangguan endokrin, gangguan reprduksi, tetratogenesis, blood disarder serta gangguan syaraf, hati, ginjal dan pernafasan.Dampak paparan pestisida terhadap kesehatan manusiaResidu pestisida berpengaruh terhadap kesehatan manusia dalam jangka panjang. Residu pestisida dapat menyebabkan kanker, cacat kelahiran dan merusak atau mengganggu sistem syaraf, endokrin, reproduksi dan kekebalan. Pestisida antiandrogen menyebabkan perubahan orientasi seksual. Anak-anak yang tepapar pestisida mempunyai stamina dan tingkat perhatian yang kurang, memori dan koordinasi tangan-mata yang terganggu dan semakin sulit membuat gambar garis sederhana.Memilih buah dan sayur untuk dikonsumsi1. Belilah buah dan sayur yang telah memiliki sertifikat jaminan keamanan pangan, seperti PRIMA dan ORGANIK.2. Hindari membeli suatu jenis makanan dari satu tempat yang sama.3. Menanam sendiri sayuran dan buahan disekeliling rumah akan terhindar dari bahaya pestisida, disamping memberikan rasa sayuran dan buahan yang segar dan aman dikonsumsi.4. Mencuci bersih sayur dan buah sebelum dikonsumsi, karena dapat mengurangi efek pestisida sekitar 10% - 20%Dengan mengetahui efek pestisida terhadap pangan diharapkan kita harus berhati-hati dalam penggunaannya. Kepada para produsen pangan dianjurkan jangan menggunakan pestisida berlebihan,kalau perlu jangan menggunakan pestisida pada produk pangan. Sumber : Bahaya dan Resiko Pestisida pada Pangan Segar yang Dikonsumsi. Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian . Penulis : Ir. Arman Moenek, M.Ed (Penyuluh Pertanian Madya)