Loading...

DAUN KESIMBUKAN (Paederia foetida)

DAUN  KESIMBUKAN  (Paederia  foetida)
Tanaman kesimbukan, begitu masyarakat di daerah saya menyebutnya, tanaman ini merupakan tanaman merambat, dapat tumbuh diberbagai tempat, bisanya kita jumpai tanaman ini merambat ke atas pada pohon-pohon perdu maupun pada pagar pekarangan rumah, walaupun hidupnya merambat atau membelit tanaman inangnya namun tanaman ini tidak termasuk kedalam golongan tanaman parasit atau benalu, karena ia hidup dan membesarkan tubuhnya murni dari penyerapan makanan dari akarnya di tanah, mungkin bagi sebagian orang merasa susah untuk membedakan antara tanaman ini dengan tanaman merambat lainnya yang biasanya hidup berdampingan, itu karena banyaknya tanaman serupa yang memiliki karakter tumbuh dan berkembang amat mirip dengan tanaman yang satu ini, namun begitu selalu ada cara yang dapat digunakan untuk memastikan kebenaran akan tanaman ini, jika kita tidak dapat mengidentifikasi tanaman ini dengan cara melihat ciri ciri fisiknya, maka kita dapat mengujinya yaitu dengan cara sederhana yang biasa dilakukan, karena ciri ciri tanaman ini sangat mudah diketahui saat daun ini diremas-remas akan mengeluarkan aroma busuk, maaf seperti aroma kentut, itu sebabnya daun ini juga disebut "Daun Kentut". Ciri ciri fisik tanaman ini :Batang : memiliki batang kecil memanjang dan beruas, batang tanaman ini halus pada bagian atas serta batang kasar pada bagian bawah atau pada batang tua, pada setiap ruasnya ditumbuhi oleh daun tunggal yang tumbuh berpasangan.Daun : berbentuk bulat, memiliki tepi yang rata dan meruncing pada bagian ujungnya, ukuran daun kecil hingga sedang, tergantung dari tempat tumbuh tanaman ini, karena pernah saya jumpai tanaman yang subur dan mendapatkan nutrisi dan air yang baik dapat memiliki ukuran daun yang lebih besar daripada yang tumbuh di tempat yang kering. Kandungan zat aktif yang dimiliki diantaranya : Asam Paederosidic, Asperuloside, serta minyak atsiri dan lain-lain. Di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, tanaman ini dikenal dengan nama "Kesimbukan". Tanaman ini paling gampang sekali di jumpai yaitu biasanya tumbuh merambat di tembok pembatas di pekarangan rumah, di tembok-tembok Pura (tempat persembahyangan Umat Hindu), serta tumbuh di tanah yang kondisinya subur dan lembab. Tanaman ini kebanyakan merambat di tembok-tembok yang terbuat dari batu bata (batu bata yang terbuat dari tanah) yang kondisinya lembab, sebab tembok dari batu bata mempunyai kemampuan untuk menyerap air cukup baik, dengan daya simpan cukup lama. Dengan mudahnya untuk mendapatkan tanaman ini, pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang manfaat dan khasiat tanaman kesimbukan untuk kesehatan. Dari kandungan zat pada tanaman ini, dapat diperoleh manfaat dan khasiatnya untuk kesehatana manusia diantaranya: 1). Pereda nyeri (Analgetik). 2). Peluruh kencing (Diuretik). 3). Pereda kembung (karminatif) atau magh. 4). Peluruh dahak (mukalitik). 5). Penambah nafsu makan (stomatik). 6). Pereda panas demam (antiporetik), dan 7). Anti radang. Cara mengkonsumsi Ramuan ini adalah dengan cara merebus segegam daun kesimbukan dengan 2 gelas air, hingga air rebusannya tersisa 1 gelas. Air rebusan ini diminum 2 kali sehari masing masing setengah gelas. Daun kesimbukan ini dapat juga dikonsumsi dengan cara mencampurkan pada bumbu saat membuat pepes ikan, dan dapat pula dicampurkan langsung pada sayuran, baik sayuran berkuah maupun di tumis. (I Nyoman Kuspianto, SP. BP3K Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali).