Loading...

DEMO MESIN POTONG

DEMO MESIN POTONG
Hari Jum`at 10 Oktober 2014 saat sinar matahari mulai terasa panas pukul 09.00 WIB demo mesin potong padi dilakukan di lahan sawah milik Bapak Sindung di pedukuhan Tambakringin Desa Tambakrejo Kecamatan Pemalang. Acara tersebut dihadiri oleh Koordinator KJF Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dipertanhut) Kabupaten Pemalang Ir. Sri Hardjanto mewakili Kepala Dipertanhut yang tidak bisa hadir, beberapa penyuluh dan pengurus kelompok tani dan petani diwilayah pedukuhan Tambakringin. Dalam komentarnya Ir. Sri Hardjanto menyampaikan " penggunaan mesin panen merupakan jawaban terhadap kelangkaan tenaga kerja juga sekaligus menghemat biaya panen sampai 30%' jelasnya. Sementara itu Bapak Sindung selaku pemilik sawah dan ketua Kelompok Tani Margi Ikhlas Desa kebondalem Kecamatan Pemalang menyampaikan" saat ini biaya panen per ha sudah mencapai 3 sd 4 juta, sedang kalau panen raya harganya akan naik lagi dan terlebih harus antre, kalau tidak pesan dulu bisa kesulitan, maka dengan adanya mesin potong sangat membantu sekali dan sekaligus membantu memperbaiki pola tanam yang serentak" ungkapnya. Sementara itu Ir. Sri Hardjanto menambahkan " penggunaan mesin potong mampu menekan kehilangan hasil sampai 12% dan gabah yang dihasilkan lebih bagus daripada di peret, karena di dalam mesin itu sudah menyatu antara mesin potong dan blower, sehingga gabahnya lebih bersih karena yang hampa akan keluar. Selanjutnya Sudiyanto Penyuluh pada KJF Dipertanhut menyampaikan" mesin potong ini cocok dikelola oleh gapoktan sehingga pengelolaannnya lebih professional, untuk itu gapoktan yang potensi wilayahnya berbasis padi perlu didukung untuk memilki mesin potong ini' jelasnya dengan mantap. Mesin yang dijadikan demo bermerek Galaxy tipe 07 yang belum di pasarkan. Dalam demo ini apabila nanti hasilnya baik dan tidak ada kendala yang berarti siap untuk dipasarkan untuk memenuhi permintaan petani. Mesin potong dengan menggunakan diesel 8,5 Pk tersebut merupakan tipe ringan yang cocok di lahan kering maupun sedikit berair. " Mesin potong seperti ini yang kita harapkan karena cocok di segala medan, mesin yang besar memang lebih cepat tapi membutuhkan lahan yang kering dan setelah itu tanahnya pada saat diolah kacel sulit di olah" kata Pak Sindung. Mekanisasi pertanian memang sudah saatnya masuk ke pertanian, kita tidak bisa lagi mengandalkan tenaga manusia. Cepat atau lambat mekanisasi pertanian merupakan pintu yang harus dilalaui untuk bisa bersaing dengan Negara-negara tetangga. Saat ini tenaga di pedesaan yang terjun kebidang pertanian cenderung terus menurun, anak-anak muda lebih banyak tertarik pada pekerjaan kantoran atau industri dan urban ke perkotaan. Oleh karena itu mekanisasi merupakan keniscayaan sebagai jawaban kelangkaan tenaga kerja sekaligus effisiensi usaha. Penulis: Nurul Ashar (PP Madya Dipertanhut Kabupaten Pemalang).