DEMONSTRASI PENGUNAAN ALAT TANAM BIJI-BIIAN UNTUK MENANAM PADI GOGO DI KELOMPOK SUMBER SARI DESA SIMPANG KARMEO
Dari keterangan Bpk. Abu Hanipah salah satu anggota kelompok tani sumber sari desa simpang karmeo kecamatan batin xxiv dalam sambutannya disampaikan karena lahan sawah tidak dapat diari air karena ada kerusakan saluran drainase utama maka lahan sawah mengalami kekeringan. Untuk dapat memanfaaatkan lahan tersebut diinisiatifkan untuk menanam padi gogo. Dalam pelaksanaan kegiatan penanaman padi gogo mengalami kekurangan tenaga kerja yang mau melakukan gotong royong dalam penanaman. Dengan semakin berkembang dan bertambahnya lahan tanam Padi gogo, dan penanaman padi gogo dilakukan secara serentak dalam satu musim tanam, sehingga kurangnya tenaga kerja untuk tanam benih. Karena saat ini pola tanam yang dilakukan adalah secara manual dengan cara ditunggal kemudian benih dimasukkan kelubang tersebut.Walaupun ada para pekerja meminta upah yang cukup mahal. Untuk itu dicarikan solusi berupa penggunaan alat tanam benih biji bijian. Dengan dilakukan demonstrasi alat tanam biji-bijian ini diharapkan dapat menjawab persoalan yang dihadapi oleh para petani dalam mengatasi kekurangan tenaga kerja tanam benih. Petani dapat menanam Padi Gogo pada lahan yang luas tanpa harus takut kekurangan tenaga kerja, sehingga hasil panen nanti akan semakin banyak dan kesejahteraan petani akan lebih baik. Adapun tujauan dari demonstrasi ini adalah Memperkenalkan alat tanam Biji-bijian secara mekanis kepada para petani. Mengetahui cara kerja alat tanam Biji-bijian. Petani dapat membandingkan antara pola tanam mekanis dengan cara manual. Penulis : Asbirudin, SP (Koordinator BPP Batin XXIV)