Loading...

DEMPLOT BAWANG MERAH PENYULUH PERTANIAN DI BPP KEMBANGAN, JAKARTA BARAT BERHASIL

DEMPLOT BAWANG MERAH PENYULUH PERTANIAN  DI BPP KEMBANGAN, JAKARTA BARAT BERHASIL
Masih ditengah pemberlakuan PSBB Ketat pandemi Covid 19 di Jakarta, Penyuluh Pertanian Wilayah Jakarta Barat tetap melakukan tugasnya sebagai penyuluh pertanian diperkotaan, yaitu melakukan demplot bawang merah dilahan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kembangan Jakarta Barat. Demplot Bawang Merah yang dilakukan seluas 90 M2 dan menghasilkan bawang merah seberat 48 Kg dengan masa penanaman selama 65 hari. Varietas yang ditanam adalah Bima yang cocok untuk dataran rendah seperti Jakarta. Varietas ini memiliki potensi produksi sebanyak 9,9 ton/ha kering dengan nilai susut bawang basah-kering sebesar 21,5%. Selain menggunakan pupuk standart NPK 500 Kg/ha ditambah pupuk kandang dengan menggunakan Tricodherma. Jarak tanam yang diterapkan adalah 20 x 20 cm. Demplot yang dilakukan penyuluh pertanian Jakarta Barat ini bekerjasama dengan para mahasiswa dari UNI Syarif Hidayatullah dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan dan ketrampilan mahasiswa dan penyuluh pertanian dalam budidaya pertanian khususnya bawang merah. Selain dari itu demplot ini dilakukan untuk menambah khasanah komoditas di BPP Kembangan, Jakarta Barat, mengingat BPP Kembangan ini dalam waktu dekat ini akan dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata agro di Jakarta Barat. Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Barat menegaskan bahwa dalam tahun 2020 ini BPP Kembangan Jakarta Barat akan dikembangkan menjadi salah satu lokasi Agro Edu Wisata (AEW) yaitu wisata khusus pertanian sekaligus memberikan pelatihan dan edukasi tentang inovasi teknologi pertanian di perkotaan. Oleh karena itu selain komoditas bawang merah yang dikembangkan, komoditas pertanian lainnya juga dikembangkan seperti aneka tanaman sayuran dan tanaman buah dalam pot, tanaman obat keluarga, cabe merah, padi dan berbagai aneka tanaman hias yang sekarang ini sudah mulai menggeliat. (Dede Sulaeman, Penyuluh Pertanian Jakarta Barat, 2020)