Demplot pemupukan 5:3:2 dengan Sistem Jajar Legowo 2:1 di Kecamatan Lowokwaru
Sebagai upaya untuk meningkatkan produksi dan produktivitas Dinas Pertanian Kota malang melakukan Demplot pemupukan padi 5:3:2 di 3 Kecamatan yaitu : Kecamatan Lowokwaru, Kecamatan Kedungkandang dan Kecamatan Sukun. Kecamatan Lowokwaru Demplot Pemupukan padi 5:3:2 dilakukan dengan sisten jajar legowo 2:1. Lokasi demplot ada di kelompoktani Rukun Makmur II RW 05 Kelurahan Tasikmadu Kecamatan Lowokwaru. Demplot pemupukan Budidaya tanaman padi pemupukan 5:3:2 dengan sistem jajar legowo 2:1 ini sebagai contoh dan pembelajaran petani secara langsung dilapangan, untuk melihat dan mengamati sejauhmana manfaat atau keuntungan bagi petani sekitar sehingga diharapkan petani akan dapat menerapkannya di sawah mereka. Yang dimaksud dengan pemupukan 5:3:2 adalah dalam satu hektar sawah menggunakan 500 kg pupuk organik, 300 kg NPK dan 200 kg Urea. Penambahan pupuk organik mempunyai kelebihan diantaranya: dapat memperbaiki tekstur tanah, meningkatkan kesuburan,memperkaya unsur hara makro dan mikro, dan meningkatkan penyerapan pupuk kimia yang pada akhirnya dapat meningkatkan produksi dan produktivitas padi. Demplot pemupukan padi 5:3:2 dengan sistem jajar legowo pada prinsipnya adalah mengatur jarak tanam dan memanipulasi lokasi dari tanaman yang seolah-olah tanaman padi berada di pinggir (tanaman pinggir) atau seolah-olah tanaman lebih banyak berada di pinggir. Dan 2:1 maksudnya adalah setiap dua baris diselingi satu baris yang kosong dengan lebar dua kali jarak tanam, dan pada jarak tanam dalam baris yang memanjang di perpendek menjadi setengah jarak tanam dalam barisannya, dengan demikian populasi pertanaman dapat meningkat ± 30% jika dibandingkan dengan tanam sistem tegel. Kenaikan populasi 30 % juga akan meningkatkan hasil. Keuntungan lain sistem tanam Jajar legowo dapat mengurangi serangan hama dan penyakit dikarenakan jarak antar baris yang luas sehingga kelembaban berkurang dan mempermudah pemeliharaan terutama penyiangan gulma dan pemupukan (dilakukan dalam baris), dan menghemat pupuk. Dengan Demplot Pemupukan padi 5:3:2 dengan sistim jajar legowo 2:1 di kelompok tani Rukun Makmur II RW 05 Kelurahan Tasikmadu Kecamatan Lowokwaru dapat meningkatkan hasil 1-2 ton/ha, biaya produksi juga bisa ditekan karena dapat menghemat biaya pemupukan, biaya pemeliharaan dan biaya penngendalian serangan hama dan penyakit sehingga keuntungan petani meningkat. (suciarini admin bpp lowokwaru)