Penyuluh Pertanian Swadaya mempunyai andil yang sangat besar dalam membantu penyuluh pertanian. Dimana saat ini penyuluh pertanian semakin berkurang. Keterbatasan penyuluh pertanian sebagai mitra petani perlu disikapi dengan meningkatkan peran Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) dalam kegiatan penyuluhan pertanian. Untuk meningkatkan kemampuan dan sebagai pembelajaran bagi Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS), satuan kerja Badan Penyuluhan Pertanian Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (SATKER-10) memberikan kegiatan berupa utuk PPS berupa demplot. Pembiayaan kegiatan ini dibelanjakan untuk bahan pembelajaran berupa benih, pupuk dan pestisida. Untuk kecamatan semin ada ada 2 Penyuluh Pertanian Swadaya yang mendapatkan kegiatan demplot yaitu Supardi Penyuluh Pertanian Swadaya desa Bendung dan Ahmad Jujur Penyuluh Pertanian Swadaya Desa Semin. Dari kedua penyuluh swadaya ini mengadakan demplot budidaya Bawang merah dari umbi. Pelaksanaan demplot pada musim kemarau ini. Pengolahan tanah dan pembuatan bedengan dilakukan 2 minggu sebelum tanam bersamaan dengan pemberian pupuk organik dan kapur pertanian. Penanaman bawang merah pada tanggal 6 Juni 2018 dengan menggunakan jarak tanam 20 x 20 cm benih yang ditanam sebanyak 26 kg untuk luasan sekitar 200 m2. Yang menjadi kendala budidaya bawang merah pada musim kemarau ini adalah air. Untuk penyiraman dengan memasang pompa air diambilkan dari sumur dan dibuat penampungan air dengan menggunakan terpal. Penyiraman dengan memasang kepala gembor yang disambungkan dengan selang air. Tanaman bawang merah sampai saat ini umur 30 hst tumbuh dengan subur dan berkembang baik.