Loading...

DENDENG DAUN SINGKONG DARI KWT MAWAR SEBAGAI PENGANEKARAGAMAN MAKANAN

DENDENG DAUN SINGKONG DARI KWT MAWAR  SEBAGAI PENGANEKARAGAMAN MAKANAN
KWT Mawar, berada di Desa Cicantayan Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi. Sebuah desa dimana banyak tumbuh tanaman singkong. Selama ini singkong diambil umbinya untuk dijadikan keripik, enye atau opak singkong. Sementara daunnya paling diambil untuk lalapan, itu pun tidak banyak. KWT Mawar mencoba memanfaatkan daun singkong tersebut untuk dijadikan dendeng daun singkong. Pada kegiatan pertemuan kelompok, anggota KWT Mawar bersama-sama mempersiapkan alat dan bahannya. Resep yang digunakan yaitu : 500 gr daun singkong, rebus 2 butir telur ayam 3 sdm tepung tapioka 250 ml minyak goreng Bumbu yang dihaluskan: 1 ruas kencur 2 cm ½ sdt merica bubuk 1 sdt ketumbar 3 siung bawang merah 6 siung bawang putih 6 cabai ½ sdt garam 5 lbr daun jeruk 2 sdm gula pasir Penyedap secukupnya Cara membuat: Daun singkong yang sudah direbus, kemudian diiris halus, campur dengan bumbu yang sudah dihaluskan, telur dan tepung tapioka. Kemudian dimasukan ke dalam kantong plastik, kukus selama 30 menit, lalu diangkat. Setelah dingin, diiris tipis atau sesuai selera, kemudian pipihkan menyerupai dendeng daging. Goreng dengan minyak panas sampai warna kecoklatan. Dendeng daun singkong siap dinikmati. Inilah kegiatan yang dilakukan oleh KWT Mawar, dalam rangka penganekaragaman makanan. Selain itu membuat dendeng daun singkong juga memanfaatkan bahan yang ada menjadi makanan yang bernilai ekonomi. Yang terpenting anak-anak menjadi suka memakan daun singkong. Oleh : Yulia Rd, Penyuluh THL TBPP, BPP Kecamatan Cicantaya Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat.