Loading...

Denfarm Pala : Cara Memperbanyak Metabolit Sekunder APH

Denfarm Pala : Cara Memperbanyak Metabolit Sekunder APH
Tanaman Pala (Myristica fragrans, L) termasuk tanaman yang merupakan sumber pendapatan petani dan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Setelah itu pala merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang telah dikenal di Infdonesia beberapa abad yang lalu, sehingga timbul pendapatan para ahli yang mengatakan bahwa pala adalah tanaman asli dari Indonesia. Nilai Pala sebagai komoditas ekspor diperoleh dari biji, fuli dan minyak atsirinya. Salah satu penyebab turunya harga pala Indonesia di pasaran dunia, karena mutunya dianggap rendah dan kurang kuatnya sistim perdagangan luar negeri. Rendahnya mutu pala antara lain disebabkan oleh beberapa hama dan penyakit yang menyerang tanaman pala, oleh sebab itu pemerintah mengeluarkan suatu kebijakan yang dituangkan dalam Undang-Undang No. 12 Tahun 1992 Tentang Sistim Budidaya Tanaman menetapkan bahwa perlindungan Tanaman dilaksanakan dengan sistim Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Pengendalian Hama Terpadu adalah suatu cara penngendalian yang kompetibel dan saling menguntungkan ditinjau dari segi ekonomi, social dan ekologi. Lebih lanjut pasal 22 ayat 1 Undang-Undang tersebut menyebutkan bahwa pelaksanaan perlindungan tanaman tidak boleh menggunakan sarana dan cara yang dapat menggangu kesehatan atau mengancam keselamatan manusia,menimbulkan dan kerusakan sumber daya alam lingkungan hidup. Oleh karena itu dalam pelaksanaan PHT, diutamakan menggunakan musuh alami atau pengendalian hayati. Salah satunya dengan menggunakan metabolit sekunder Agensia Pengendalian Hayati (APH) yang telah dikenal seperti Jamur Beaveria bassiana, Methrhizium dan Trichoderma yang telah secara luas di kembangkan pada media jagung dan beras. Sesuia dengan perkembangan ilmu pengetahuan, penggunaan APH untuk pengendalian OPT perkebunan dengan menggunakan metabolit sekundernya yang dibiakkan pada media cair. Dalam pembiakan metabolit sekunder merupakan teknologi praktis yang mudah dilakukan oleh para petani kita. Dalam kegiatan Denfarm Pala ini bertujuan untuk memandirikan para petani pala khususnya agar bisa memperbanyak bahan metabolit sekunder APH dan mengaplikasikannya pada tanaman pala. Adapun alat untuk perbanyakan Metabolit Sekunder APH yaitu : a) Kompor; b) Panci; c) Ember; d) jerigen isi 5 liter; e)corong plastic diameter 20 cm; f) Saringan Santan; g) Gayung airukuran isi 1 liter; h) Pengaduk; i) Beaker glas; j)Ember besar; k) Timbsa; l) Bayclin/pemutih kain; m) Kain; n) Kapas. Sedangkan bahan-bahan yang diperlukan untuk perbanyak Metabolit Sekunder APH yaitu : a) Biakan murni jamur Beauveria bassiana atau larutan metabolit sekunder Beauveria bassiana; b) Air beras cucian pertama dan kedua; c) Air kelapa tua ; d) Gula pasir 10 sendok makan; e) Air untuk merendam; f) Air mendidih. Cara membuat media Metabolit Sekunder APH adalah sebagai berikut :  Masak air hingga mendidih;  Jeregen dicuci bersih bagian luar dan bagian dalam dengan menggunakan air biasa;  Sterilkan bagian dalam jeregen;  Buat larutan Bayclin dengan campuran 1 bagian Bayclindan 3 bagian air;  Tuang larutan bayclinke dalam jetegen, lalu kocok dan buang larutan bayclinnya dan jeregentutpkembali;  Tuang air mendidih kedalam jeregen lalu kocok dan buang airnya. Ulangi sekali lagi lalu tutup kembali mulut jeregennya;  Ukur air beras 8 liter dan air kelapa 2 liter, masukkan dalam panci. Tambahkan gula 10 sendok makan kemudian masak sampai mendidih;  Tuang 1 liter larutan air beras ke dalam jeregen dengan menggunakan corong yang digabung dengan saringan yang dilapis kapas;  Siapkan biakkan murni Trichoderma/Beauveria 100 ml;  Masukkan 100ml larutan Trichoderma/Beau veria ke media dalam jeregen;  Kocok larutan dalam jeregen selama 3 minggu, jika dikocok lebih sering dan lebih lama maka sporanyalebih banyak dan penggunaannya lebih hemat;  Larutan metabolit sekunder APH dapat dikocok dengan menggunakan alat shaker. Jika dikocok selama 24 jam setiap hari , metabolit sekunder APH dapat dihasilkan selama 1 minggu. Kegiatan Denfarm Pala tentang Perbanyakan Metabolit Sekunder ini di laksanakan pada Hari Rabuu 18 September 2019 di Desa Manggis Harapan Kelompak Berkat Tani, kegiatan tersebut merupakan bantuan dari Dana APBN melalui Dinas Pertaniaan dan Perkebunan Aceh bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Selatan. Penulis : Firman, SP/Penyuluh Pertanian Madya