Loading...

DIKLAT TEKNIS AGRIBISNIS PADI BAGI APARATUR ANGKATAN V BP3K PALAS LAMSEL

DIKLAT TEKNIS AGRIBISNIS PADI BAGI APARATUR ANGKATAN V BP3K PALAS LAMSEL
Peningkatan kemampuan aparatur/petugas dalam mengawal kegiatan upaya khusus (Upsus) peningkatan produksi Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale) sangat dibutuhkan karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kinerja aparatur dalam mendampingi pelaku utama dan pelaku usaha di lapangan. Dalam rangka peningkatan kemampuan petugas tersebut baru-baru ini telah dilaksanakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Teknis Agribisnis Padi Bagi Aparatur Angkatan ke V. Kegiatan Dikltat dilaksanakan bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) palas Kabupaten Lampung Selatan Propinsi Lampung, dari tanggal 16 Maret sampai dengan 25 Maret 2015. Diklat Agribisnis padi bagi aparatur angkatan ke 5 merupakan kegiatan Diklat dari Balai Pelatihan Pertanian Propinsi Lampung, namun pelaksanaanya ditempatkan di BP3K palas, Lampung Selatan. Hal tersebut merupakan bagian dari model Diklat yang dikembangkan oleh BPP Lampung pada akhir-akhir ini. Hal ini tujuannya adalah untuk lebih efesiensi dari sisi waktu, penggunaan anggaran, dan lebih mendekatkan tempat pelatihan dengan wilayah binaan dan tempat tinggal para petugas sebagai peserta pelatihan. Dipilihnya BP3K Palas sebagai tempat pelaksaan kegiatan Diklat adalah karena Kecamatan Palas merupakan daerah sentra produksi padi di Kabupaten Lampung Selatan, hal ini akan lebih mendekatkan materi Dikllat dengan kondisi nyata di lapangan. Diklat Teknis Agribisnis Padi bagi aparatur diikuti sebanyak 30 orang peserta yang berasal dari 12 Kecamatan se Kabupaten lampung Selatan, peserta merupakan petugas penyuluh pertanian Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THLTBPP) yang bertugas baik di BP3K (Ka BP3K, PP Supervisi) maupun yang bertugas di wilayah binaan (Wilbin).Pemateri dalam kegiatan Diklat agribisnis padi adalah Widyaiswara (WI) dari Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung dan para Penyuluh Pertanian yang telah lebih dahulu mengikuti Diklat yang sama di BPP Lampung serta para praktisi bidang Tanaman padi sedangakan selaku nara sumber berasal dari BPP lampung, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Lampung Selatan dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Lampung Selatan.Materi yang disampaikan dalam kegiatan Diklat meliputi kebijakan umum pembangunan pertanian, kebijakan pengembangan sdm pertanian, budaya kerja aparatur, dan materi yang berkaiatan dengan teknis agribisnis padi serta kajian kebutuhan dan peluang (KKP) padi. Pelaksanaan kegiatan Diklat dibagi beberapa bentuk, meliputi penyampaian teori di klas, praktek lapang, dan pendalaman materi diklat pada masing-masing kelompok peserta diklat.Kegiatan Praktek lapang KKP dilaksanakan di desa Pulautengah, Kecamatan palas, Lampung Selatan selama satu hari sedangkan praktik persiapan dan pelaksanaan tanam dengan mesin tanam (rice transplanter) di desa Sukapura, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan.Proses Diklat berlangsung selama 10 hari efektif, dibuka pada tanggal 16 maret dan ditutup pada tanggal 25 Maret 2015. Dalam proses kegiatan secara umum peserta tampak antusias dan semangat mengikuti kegiatan hal ini terlihat baik ketika peserta di ruangan maupun di tempat praktik. Para peserta menyadari betul bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pemenuhan tugas dan kewajiban sebagai aparatur, peserta juga memahami bahwa kegiatan yang dikutinya erat sekali kaitanya denga tugas sehari- hari yang kini tertumpu di pundaknya yakni mensukseskan terwujudnya swasembada beras nasional.Selamat bertugas para Penyuluh Sejati, semoga swasembada pangan khususnya beras tak sekedar mimpi, namun dapat menjadi bukti...Ingat semboyan ini, jika ada 1000 orang yang sungguh-sungguh berjuang dibidang pertanian di Lampung Selatan, saya ada di dalamnya, jika ada 100 orang saja saya juga ada dildalamnya, dan jika ada 10 orang saja, itu saya juga didalamnya, dan jika hanya ada 1 orang saja yang bersungguh-sungguh itu adalah saya. Penulis : Yusak Murjoko, SP (KJF BP4K Lampung Selatan).