Loading...

DIKLAT TEKNIS TEMATIK JAGUNG BAGI APARATUR DI BP3K KECAMATAN RANTAU PULUNG KABUPATEN KUTAI TIMUR TAHUN 2016

DIKLAT TEKNIS TEMATIK JAGUNG BAGI APARATUR DI BP3K KECAMATAN RANTAU PULUNG KABUPATEN KUTAI TIMUR TAHUN 2016
Pengembangan sektor pertanian khususnya sub sektor tanaman pangan merupakan salah satu strategi kunci dalam memacu pertumbuhan ekonomi di Indonesia, karena selain berperan sebagai sumber penghasilan devisa yang besar, juga merupakan sumber kehidupan bagi sebagian besar penduduk indonesia. Jagung merupakan salah satu serelia yang bernilai ekonomi serta mempunyai peluang untuk dikembangkan karena kedudukannya sebagai sumber utama karbohidrat dan protein setelah beras (Purwanto, 2008). Namun, upaya peningkatan produksi jagung masih menghadapi berbagai masalah sehingga produksi jagung dalam negeri belum mampu mencukupi kebutuhan Nasional (Soerjandono, 2008). Sehingga diperlukan sumber daya manusia pertanian, khususnya penyuluh pertanian yang kompeten melalui pendidikan dan pelatihan untuk mencapai target produksi. Salah satu strategi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi penyuluh pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Balai Pelatihan Pertanian (BAPELTAN) Sempaja Kalimantan Timur mengadakan Diklat Teknis Tematik Jagung bagi Aparatur untuk kabupaten/kota yang ada di provinsi Kalimantan timur salah satunya adalah Kabupaten Kutai Timur. Adapun tujuan dari pelaksanaan Diklat teknis tematik jagung bagi aparatur ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap bagi aparatur dalam pengembangan tanaman jagung secara teknis budidaya serta mampu memberikan pemahaman serta motivasi kepada para pelaku utama dan pelaku usaha. Pelaksanaan diklat teknis tematik jagung bagi aparatur berlangsung selama 7 hari mulai 26 April s/d 02 Mei 2016 dan bertempat di UPT. Balai Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan Rantau Pulung Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur. Diklat teknis tematik jagung bagi aparatur di Fasilitasi oleh 3 orang sebagai pelatih yang merupakan penyuluh pertanian dan peserta berjumlah 40 orang penyuluh pertanian baik PNS, TK2D (Honorer) dan THL-TB PP. Dengan mengikuti kegiatan ini diharapkan para Penyuluh/petugas dapat menguasai teknologi tentang budidaya jagung sehingga mampu mengimplementasikan kepada masyarakat pelaku utama dan pelaku usaha yang ada diwilayah kerja masing – masing. Ditulis Oleh: Najib, Penyuluh Pertanian Lapangan Kec. Rantau Pulung Kab. Kutai Timur.