Beras merupakan makanan pokok penduduk Indonesia yang selama ini hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat semata. Namun seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi, kini beras bukan hanya untuk memenuhi karbohidrat saja tapi sudah mulai berfungsi untuk menjaga kesehatan. Sampai saat ini beras dengan keunggulan khusus yang mempunyai kandungan mineral dan senyawa fenolik tinggi serta beraroma masih sangat terbatas. Mungkin kita bertanya-tanya, apa manfaat senyawa fenolik ini? Senyawa fenolik pada beras mempunyai aktivitas antioksidan yang tinggi dan mampu menghambat radikal bebas sehingga dapat berperan sebagai anti-karsinogenik, anti-mutagenik, pengkelat logam, dan anti-mikrobial. Pada Tahun 2019, Badan Litbang Pertanian melalui Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Padi telah menghasilkan enam varietas unggul baru dimana 5 varietas diantaranya merupakan beras khusus untuk kesehatan dan 1 varietas merupakan beras tipe Basmati yang menyasar pasar khusus masakan India dan Arab. Varietas unggul baru padi khusus tersebut adalah :Pamera, Padi Merah Beraromatik Varietas Pamera merupakan varietas unggul padi beras merah aromatik dengan tekstur nasi sedang. Varietas ini memiliki umur ± 113 hari, dengan rata-rata hasil GKG 6,43 ton/ha dan potensi hasil ± 11,33 t/ha. Tinggi tanaman sekitar 106 cm, sehingga membuatnya tahan rebah. Varietas ini memiliki kandungan total senyawa fenolik (mg GAE*/100 g BPK) = 5384,1 ± 345,8 mg. Selain itu varietas ini agak tahan hama WBC biotipe 1, 2 dan 3 serta tahan penyakit HDB kelompok III dan VIII, agak tahan HDB kelompok IV serta tahan ras blas 033 dan 173, agak tahan blas ras 133 dan 073. Varietas Pamera dianjurkan ditanam pada lahan sawah irigasi pada ketinggian 0 – 600 m dpl.Pamelen, Padi merah nan pulen Berbeda dengan beras merah yang selama ini rasanya pera, varietas Pamelen memiliki tekstur nasi pulen dibandingkan dengan varietas Inpari 24 dan Aek Sibundung yang sudah lebih dulu di rilis oleh BB Padi. Pamelen memiliki kandungan total senyawa fenolik (6929,==8 ± 482,3 mg GAE*/100 g BPK). Umur tanaman ± 112 hari dengan rata-rata hasil 6,73 6,73 ton/ha dan potensi hasil ± 11,91 t/ha. Jika dibandingkan dengan varaietas Inpari 24 yang telah dilepas tahun 2012, varietas Pamelen ini lebih unggul dari segi potensi hasil, umur serta kandungan senyawa fenoliknya. Varietas ini agak tahan WBC biotipe 1, agak tahan HDB kelompok III, IV dan VIII serta tahan blas ras 033, agak tahan ras 133, 073 dan 173 serta tahan tungro. Baik ditanam untuk lahans awah irigasi pada ketingginan 0 – 600 m dpl.Arumba, Padi Merah Aromatik Nan Pulen Berbeda dengan pamera dan pemelen, Arumba merupakan perpaduan keduanya karena Arumba merupakan beras merah aromatik dengan aroma yang khas dan tekstur nasinya pulen. Varietas Arumba ini memiliki kandungan senyawa fenolik tinggi (5742,35 ± 124,1 mg AAE*/100 g BPK) yang merupakan representasi dari senyawa antosianin, kandungan Zn yang tinggi (23,66 ± 0,25 ppm), mempunyai potensi hasil mencapai 10,67 t/ha, agak tahan serangan wereng batang coklat dan bereaksi agak tahan terhadap 4 ras blas daun.Jeliteng, Padi Hitam Kaya Antioksidan Sekarang ini, permintaan masyarakat terhadap beras merah dan hitam sudah mulai meningkat seiring kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dikarenakan kandungan antioksidannya yang bermanfaat bagi tubuh. Jeliteng merupakan beras hitam yang baru pertama kali dihasilkan oleh Balai Besar Penelitian Tanaman Padi dan memiliki tekstur nasi pulen dengan kandungan amilosa 19,6% serta kandungan fenolik yang sangat tinggi 7104,3 ± 417,9 mg GAE*/100 g BPK. Varietas ini memiliki potensi hasil ± 9,87 t/ha dengan rata-rata hasil 6,18 t/ha. Umur tanaman ± 113 hari dan tanaman tidak terlalu tinggi sehingga Jeliteng memiliki vigor yang baik. Varietas ini agak tahan WBC biotipe I, tahan HDB kelompok IV dan tahan blas ras 033 dan 073. Cocok ditanam di lahan sawah irigasi dengan ketinggian 0 – 600 m dpl.Inpari IR Nutri Zinc, Pencegah Stunting Seperti diketahui Zn merupakan unsur gizi yang sangat fital bagi manusia, Salah satu akibat dari kekurangan gizi Zn yang berat adalah kekerdilan (stunting) pada anak-anak. Biofortifikasi pada Inpari IR Nutri Zinc diharapkan dapat membantu peningkatan nilai gizi sekaligus mengatasi kekurangan gizi besi pada masayarakt. Inpari IR Nutri Zinc merupakan varietas padi yang memiliki kandungan Zn tinggi 34,51 ppm lebih tinggi daripada varietas padi umumnya di Indonesia, khususnya Ciherang (24,01 ppm). Keunggulan ini diharapkan mampu mengatasi kekurangan gizi Zn yang berakibat stunting (kerdil).. Umur varietas Inpari IR Nutri Zinc sekitar 115 hari dan memiliki tekstur nasi yang pulen dengan kadar amilosa 16,6%. Selain kaya Nutrisi, varietas ini juga memiliki potensi hasil yang tinggi ± 9,98 t/ha, relatife tahan WBC biotipe 1 dan 2, agak tahan HDB strain III, agak tahan tungro isolate Garut dan Purwakarta serta tahan blas ras 033, 073 dan 133.Baroma, Beras Tipe Basmati Aromatik Beras Basmati, siapa yang tak kenal. Beras ini memiliki butiran panjang dibandingkan dengan beras pada umumnya dan sebagi bahan baku nasi Briyani dan Kebuli. Harga jual beras tipe Basmati tinggi karena tergolong premium dan beras khusus. Sekarang Indonesia, telah memiliki beras tipe Basmati lokal, yang tidak hanya mirip, beras inipun lebih wangi. Namanya Baroma, tipe Basmati aromatik. Baroma merupakan beras Basmati yang baru di hasilkan oleh BB padi setelah 10 tahun melakukan penelitian. Baroma ini tetuanya dari Pusa Basmati 5 dan memiliki banyak kelebihan. Umur panen varietas Baroma sekitar 113 hari setelah semai (HSS), tekstur nasi pera dengan kadar amilosa 25,55% dan pemanjangan nasi setelah dimasak 1,5 kali. Baroma memiliki rasa nasi yang lebih gurih dari pada beras Basmati biasa. Baroma memiliki batang yang lebih kokok dan besar dan bisa ditanam di lahan sawah irigasi dengan potensi hasil 5 – 6 ton/ha.Penyusun : Ir. Sari Nurita, Penyuluh BPTP Kalimantan BaratSumber :Anonim, 2019. Empat Varietas Padi Yang baru Saja Dilepas Baik Untuk kesehatan.http://bbpadi.litbang. pertanian.go.id/index.php/info-berita/info-teknologi/empat-varietas-padi-yang-baru-saja-dilepas-baik-untuk-kesehatan. Diakses tanggl 13 Juni 2019Anonim, 2019. Baroma padi sawah aromatic tipe Basmati, http://bbpadi.litbang.pertanian.go.id/ index.php/publikasi/booklet-leaflet-poster/ baroma-padi-sawah-aromatik-tipe-basmatiAnonim, 2019. Varietas baroma Untuk Penyuka Nasi Briyani. http://bbpadi.litbang. pertanian.go.id/index.php/info-berita/berita/varietas-baroma-untuk-penyuka-nasi-briyani. Diakses tanggal 13 Juni 2019Suharna, 2019. Pamera : Beras Merah Aromatik. http://bbpadi.litbang.pertanian. go.id/index.php /publikasi/booklet-leaflet-poster/pamera-beras-merah-aromatik. Diakses tanggal 14 Juni 2019Suharna, 2019. Pamelen : Beras Merah Pulen.. http://bbpadi.litbang. pertanian.go.id/index.php /publikasi/booklet-leaflet-poster/pamelen-beras-merah-pulen. Diakses tanggal 14 Juni 2019Suharna, 2019. Beras Hitam Jeliteng: Tinggi Kandungan Ansoianin dan Meningkatkan Sistem Kekebalan tubuh.http://bbpadi.litbang.pertanian.go.id/ index.php/publikasi/booklet-leaflet-poster/beras-hitam-jeliteng-tinggi-kandungan-antosianin-dan-meningkatkan-sistem-kekebalan-tubuh