Pada hari Senin, 18 Juli 2016, bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP3KKP) Kecamatan Kuala Cenaku. UPT PELATIHAN Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau menyelenggarakan Diklat Temati bagi penyuluh pertanian dengan tema POPT dan Pasca Panen Padi.Kepala UPT PELATIHANN yang diwakili oleh Kasubbag program (Hasan Basri) menyampaikan dalam laporan, Diklat ini dilaksanakan dengan sumber dana dari APBN. Pada kesempatan yang sama beliau juga mengharapkan agar diklat ini lebih tepat sasaran karena langsung dilaksanakan di lapangan serta lebih bermanfaat. Walaupun diselenggarakan agak terlambat sebagaimana jadwal yang ditetapkan. Acara dibuka oleh Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4KKP) kabupaten Indragiri Hulu yang diwakili oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Penyuluhan (YURNALIS, S.PKP). Dalam arahannya beliau menyampaikan bahwa diklat tematik merupakan langkah yang baik karena langsung praktek di lapangan dengan berpedoman filsafat penyuluhan, jika kita hanya mendengar kita lupa, melihat kita ingat, melakukan kita paham dan jika menemukan kita jadi menguasai. Sedangkan harapan untuk calon peserta beliau juga memberikan arahan, bahwa untuk latar belakang calon peserta beliau tidak diragukan lagi, karena berlatar belakang pendidikan pertanian, namun beliau menegaskan tingkat teknologi berkembang dan solusi pengendalian terus berkembang dan cara menggali penerapan teknologi tersebut kepada para petani pengguna.Latar belakang Diklat Tematik ini adalah kemandirian pangan dan kedaulatan pangan, salah satu solusinya adalah menganekaragamkan konsumsi pangan lokal seperti talas, sukun, ubi kayu serta sumber-sumber pangan lainnya. Kepala BP4KKP juga memberikan penegasan pesan dari BUPATI INHU bahwa seluruh personil di Kabupaten Inhu agar meningkatkan disiplin karena akan diterapkan aturan Aparatur Sipil Negara (ASN). Di samping itu dalam pengarahan lainnya beliau juga menyampaikan, bahwa seiring dengan perubahan SATUAN KERJA (SATKER) di kabupaten, mengharapkan agar tetap bekerja dengan baik, tidak perlu resah dan kita bersyukur dengan apa yang ada, walaupun akan ada perubahan nama atau bahkan perubahan SATMINGKAL (Satuan Administrasi Pangkal) para penyuluh pertanian di Kabupaten Indragiri Hulu. (Tarsuwi, SST, BP4KKP Kabupaten Indragiri Hulu).