DIKLAT TEMATIK PADI BAGI PENYULUH PERTANIAN PNS DAN THL-TB PP DI KABUPATEN BULUNGAN Bagi Para penyuluh pertanian PNS Diklat Tematik Padi mungkin bukan merupakan hal yang baru, bahkan setiap harinya berkecimpung dengan hamparan tanaman padi, kegiatan ini tidak akan menarik bagi para penyuluh jika dalam penyajiannya tidak menggunakan pendekatan knowledge yang memmiliki inovasi baru, psychomotoric, maupun affective. Provinsi Kalimantan Utara, khususnya di Kabupaten Bulungan memiliki kawasan food Estate kurang lebih memiliki kawasan pengembangan tanaman padi seluas kurang lebih 35.000,- ha. Sedikit demi sedikit para petani telah debekali bantuan alat olah tanah, tanam, panen dan prosesing padi dari sumber APBN, APBD Kabupaten dan Provinsi. Berkaitan dengan inovasi teknologi itulah para penyuluh diajak berpikir kretif dan mandiri pada diklat "Temtik Padi". Para penyuluh harus memiiki penngetahun lebih dari pada petani, oleh karena itu didalam diklat disamping teori memiliki jumlah jam berlatih yang persetasenya lebih banyak, penyuluh harus mampu berpikir ilmiah dan mampu menjabarakan kedalam bahasa petani tentang materi yang diberikan, penggalian materi dalam bentuk pertanyaan: (Wath, Why, How) harus selau dikembangkan agar kita tidak selalu berpikir sederhana dan dangkal sehingga materi yang dikembangkan dalam rangka pendampingan program UPSUS PAJALE dapat diadopsi (sadar, minat, menilai, mencoba da menerapkan) oleh pelaku utama. (F.H.Prayitno/BPPKP Bulungan) Maret 2015