Wilayah Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut pada umumnya merupakan daerah tadah hujan, khususnya Desa Sindangsuka memiliki lahan sawah tadah hujan cukup luas, meskipun demikian adanya, pengurus dan anggota kelompok tani terus berusaha mengupayakan lahan usaha tani agar tetap produktif.Menyikapi situasi ini diperlukan pola usaha tani atau pola tanam yang dinamis. Hal ini sangatlah penting, karena selain untuk mempertinggi produksi per satuan luas dan per satuan waktu (Kw/Ha/Th) serta untuk meningkatkan pendapatan keluarga petani dan masyarakat persatuan luas dan persatuan waktu (Rp/Ha/Th) juga berguna untuk memotong ketersediaan makanan dan siklus hidup bagi organisme penggangu tanaman (hama & penyakit) sehingga perkembangan populasinya dapat dihambat. Usaha tersebut antara lain dapat ditempuh dengan cara menerapkan pergiliran jenis tanaman, yaitu minimal satu kali menanam non padi atau mengoptimalkan lahan dengan sistem intensifikasi dan ekstensifikasi lahan serta diversifikasi tanaman. Salah satunya kelompok tani Harapan Mukti I yang sudah menyiapkan lahan untuk pertanaman selanjutnya setelah panen padi. Menurut Iin Sonjaya selaku ketua kelompok tani Harapan Mukti I, "Anggota kelompok tani sudah siap tanam jagung dan kedelai, bahkan minggu ini sudah ada yang tanam jagung. Kelompok tani yang lain pun sudah mempersiapkan lahan untuk segera ditanami."Dinamika usaha tani terlihat dengan peran serta semua pihak, terutama pengurus gapoktan dan penyuluh (THL - TBPP) yang terus mengupayakan teknis dan sistem kegiatan usaha tani dengan teknologi yang tepat, agar dapat dirasakan manfaatnya oleh keluarga tani dan masyarakat tani pada umumnya.