Pertemuan evaluasi kegiatan Pengembangan Areal Lahan Baru (PALB) dan Perluasan Lahan Tanam Jagung (PLTJ). Staf Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh dalam pertemuan dengan kepala BPP dan Mantri dalam kabupaten Aceh Selatan menyampaikan hal hal sebagai berikut : Jagung komoditi strategis dalam pembangunan pertanian, Jagung merupakan sumber pangan dan jagung merupakan sumber pakan ternak dan ikan, jagung juga sebagai pendukung industri pakan, jagung sebagai bahan baku makanan, jagung juga pendukung perekonomiaan daerah sehinnga dalam hal ini kedepan dan kedepan terus dibutuhkan untuk pakan dan bahan pangan. Sehingga demikan pemerintah meluncurkan sejumlah program antara lain program upsus jagung untuk kabupaten Aceh diluncurkan 2 jenis program yaitu (1). Pengembangan Areal Lahan Baru(PALB), (2). Perluasan Lahan Tanaman Jagung (PLTJ) diharapkan program-program ini dapat berjalan lancar dan sempurna di kabupaten Aceh Selatan ini, untuk itu tidaklah semudah membalik telapak tangan tetapi harus kerja sama yang baik, tentu adanya kerja sama yang bersenergi dg baik antara sector yang berkaitan langsung dg dengan petani. Mengevaluasi dg program terdahulu adanya beberpa kendala yg ditemukan antara lain belum optimalnya petani mengikuti anjuran PTT, belum semuanya petani menggunakan benih unggul bersertifikat, petani belum menggunakan anjuran pupuk berimbang ini dikarenakan pupuk tersebut kadang-kadang langka, dan pupuk tersebut bukan hal yg murah tetapi mahal, petani tdk mampu utk memebeli pupuk, mereka hanya menggunakan pupuk bantuan pemerintah, bantuan tsb tdk cukup petani harus menambah dg memebeli pupuk untuk menyempurnakan anjuran pupuk berimbang sehingga target produksi dapat tercapai. satu hal lagi penanganan pasca panen kadang-kadang mereka tahu tapi legah. Penanganan Pasca panen hal yang biasa. Penaganan pasca panen memberi makna yg berarti terhadap mutu jagung yang dihasilkan. Pertemuan evaluasi PALB/PLTJ dihadiri oleh kadis Pertanian yg wakili oleh Kabid Tanaman Pangan Murtaza, S.Ag, SP, Kabid Penyuluhan H. Nyak Lah, SP, MM, serta Koordinator Penyuluh kabupaten Suharwandi, SP