Loading...

DIPERTANHUT PARTISIPASI PAMERAN GKPM

DIPERTANHUT PARTISIPASI PAMERAN GKPM
Gelar Karya Pemberdayaan Masyarakat (GKPM), yang berlangsung tanggal 17 - 19 September 2014 di Gedung Serbaguna Pemalang, dibuka oleh Wakil Bupati Pemalang, Bpk Agung Mukti Wibowo ST. Kegiatan GKPM ini merupakan acara rutin tahunan yang diselenggarakan oleh penyelengara PNPM pedesaan dan perkotaan.. GKPM Menjadi ajang unjuk hasil bagi para penyelenggara program yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat, yang dilakukan melalui program PNPM Mandiri, organisasi masyarakat, dan CSR dunia usaha. Dalam acara pembukaan tersebut Wakil Bupati Mukti Agung Wibowo menyampaikan " melalui GKPM sebagai sarana menebar semangat untuk Juga menjadi daya dorong dalam program pemberdayaan masyarakat. Pada acara pembukaan tersebut Wagub Mukti Agung Wibowo juga menyempatkan mencicipi minuman seduhan jahe alang-alang dari stand Petarukan. Pameran ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai instansi pemerintah Kabupaten Pemalang dan kelompok masyarakat kreativitas dan inovatif, koperasi, UMKM, gapoktan, dan PKK. "Pameran tersebut memberikan ruang pada para pelaku usaha kecil dan kelompok masyarakat untuk mengekpresikan kemampuannya sehingga dikenal di masyarakat kemudian kedepannnya diharapkan mampu mengisi pasar" Ujar Teguh dari Bappeda Pemalang selaku Pembina Fedep pemalang. Stand Pameran dari Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dipertanhut) Kabupaten Pemalang menampilkan benih padi, pupuk organik, beras sehat varietas gilirang, Okinawa dan Bawor 9 yang kesemuanya rasanya enak, pulen dan wangi dengan kemasan 1,5 Kg. Kemudian makanan olahan indutri rumah tangga yang dibiayai dana PUAP meliputi berbagai keripik talas aneka rasa, abon aras pisang,dodol pisang dan berbagai jenis bibit tanaman. Penjaga Stand Dipertanhut Kabupaten Pemalang Sudiyanto yang juga penyuluh pada Dipertanhut Kabupaten Pemalang menjelaskan" partisipasi Dipertanhut Kab. Pemalang pada pameran GKPM kali ini dengan menyuguhan beras sehat, hal tersebut dimaksudkan melalui budidaya ramah lingkungan dengan pola pemupukan dan pengendalian OPT secara bijaksana akan menghasilkan beras dengan residu rendah dan aman serta baik bagi kesehatan". Lebih lanjut disampaikan bahwa dengan budidaya padi sehat masyarakat diajak untuk mengembalikan kesuburan dengan tetap menjaga produktivitas lahannya. Penulis : Nurul Ashar (PP Madya Dipertanhut Kab. Pemalang).