Unaaha, Untuk mengantisipasi maraknya aksi pemboman ikan dilaut, Direktorat Polair Polda Sultra mengajak para warga dipesisir untuk membudidayakan sayuran organik. Warga akan diminta tidak lagi menggantungkan hidup di lautan tetapi juga di lahan pertanian, karena sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat bermanfaat untuk kesehatan, namun sebelum terjun ke masyarakat pesisir, Polair terlebih dahulu membekali personilnya untuk mempelajari tata cara budidaya sayuran organik dataran rendah khususnya di daerah pesisir selama 4 hari mulai tanggal 20 s/d 23 Juni 2016 di kantor BP4KKP Kab. Konawe, (Kendari Pos).Pada Pelaksanaan kegiatan tersebut para peserta pelatihan mendapatkan materi yang diberikan oleh para Fungsional Penyuluh Pertanian Kabupaten, diantaranya ; Yassir Arafat, SP.,M.Si, Benyamin Duppa, S.Pt, Irmawati Malaha, SP, dan Ir. Juliati G. Pembelajaran pada Pelatihan ini lebih di fokuskan pada praktek lapangan sehingga diharapkan para peserta mampu mendemonstrasikan pada warga pesisir.Kepala BP4KKP Kab. Konawe, Muh. Akbar, SP.,M.Si, mengatakan selama pelatihan ini pihaknya mengenalkan cara penanaman sayuran dengan menggunakan bahan organik, yang tersedia di lingkungan pesisir. Menanam sayuran di daerah pesisir tidaklah terlalu sulit , cukup menggunakan tanah di polybag saja sudah bisa dilakukan, "misalkan rumput yang membusuk bisa dijadikan tanah olahan, atau bisa juga mendatangkan tanah yang subur, lalu tinggal menyediakan tempat pembibitan sayurannya, sebenarnya tidak terlalu sulit asalkan ada kemauan dari petaninya" tuturnya. (Wahyudin Arifin, SP.,M.P.W)