Loading...

DISTAN PROVINSI BALI PROMOSIKAN PRODUK PERTANIAN LOKAL MELALUI PF2N MAKASSAR

DISTAN PROVINSI BALI PROMOSIKAN PRODUK PERTANIAN LOKAL MELALUI PF2N MAKASSAR
Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali dengan dukungan Dinas Pertanian Kabupaten/ Kota se Bali, ikut berpartisipasi pada kegiatan Pekan Flori dan Flora Nasional (PF2N) Tahun 2014 di Taman Maccini Sombala, Makassar – Sulawesi Selatan tanggal 6 – 11 Nopember 2014.Penyelenggaraan PF2N dimaksudkan untuk membangun kesamaan pemahaman antara pemerintah pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota dan para pelaku usaha agribisnis hortikultura dalam pembangunan agribisnis hortikultura, disamping memberikan informasi mengenai potensi investasi serta promosi produk-produk unggulan hortikultura kepada calon investor serta pembeli potensial dalam membangun jaringan usaha. Pekan Flori dan Flora Nasional Tahun 2014 dibuka tanggal 6 Nopember 2014 Pkl. 09.00 WIB oleh Gubernur Sulawesi Selatan atas nama Manteri Pertanian. Provinsi Bali dalam pelaksanaan pameran ini melibatkan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Tabanan, Dinas Pertanian dan Peternakan Kab. Buleleng dan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kab. Gianyar dengan mengambil 2 (dua) unit stand yang diperuntukan bagi komoditi buah-buahan, sayuran & biofarmaka dan tanaman hias.Selama pelaksanaan pameran, masing-masing daerah berusaha untuk menampilkan produk-produk unggulan dan andalan daerah masing-masing dengan berbagai keunggulan dan kekhasannya. Provinsi Bali dengan berbagai produk lokalnya mencoba untuk menampilkan berbagai jenis buah-buahan yang merupakan produk unggulan dan andalan kabupaten/kota, seperti : Manggis, Mangga Arumanis, Mangga Legong, Jambu Kristal, Salak Bali, Jeruk Siem Kintamani, Strawberry dan Paprika, Tomat Cherry, Anggrek, Krisan, aneka jenis Heliconia, Gumitir (Tegetes), berbagai olahan salak (keripik, manisan, dodol) dan lain-lain.Disamping kegiatan pameran, pada Pekan Flori dan Flora Nasional 2014 ini juga dilaksanakan berbagai jenis kegiatan lain, seperti : bursa, aneka lomba, kontak bisnis/temu usaha, rapat teknis, demo dan kursus gratis bagi para peserta dan pelaku agribisnis hortikultura. Dalam pelaksanaan Lomba Merangkai Bunga, wakil Provinsi Bali berhasil meraih Juara Harapan III, sedangkan untuk Lomba Stand, stand pameran Provinsi Bali memperoleh predikat sebagai Juara Harapan II.Pengunjung pameran cukup banyak dan ramai hampir sepanjang pelaksanaan pameran, dari sekedar jalan-jalan, berbelanja bahkan foto-foto di stand Bali. Hampir semua produk yang ditampilkan di stand Bali laris diminati konsumen, tetapi sampai akhir pelaksanaan pameran belum ada pengusaha yang secara serius menjalin kontak bisnis untuk berbagai produk yang ditampilkan dalam stand Provinsi Bali. Kendala utama yang dihadapi adalah produk hortikultura Bali adalah tingginya biaya transport sehingga produk menjadi kurang kompetitif di pasaran. Namun demikian pameran Pekan Flori dan Flora Nasional 2014 yang dilaksanakan selama 6 hari merupakan event promosi yang cukup prospektif bagi petani dan pengusaha yang bergerak dibidang agribisnis hortikultura untuk membangun jejajring pasar dan itu sangat tergantung pada lokasi pelaksanaan kegiatan.Oleh : Ir. I Made Oka Parwata, MMA. PP. Madya Distan TP. Prov. Bali.