Loading...

Distanakbun Ketapang Adakan Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Ketapang

Distanakbun Ketapang Adakan Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh Pertanian Ketapang
Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) Kabupaten Ketapang mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan Kapasitas Tenaga Penyuluh Pertanian/Perkebunan Se Kabupaten Ketapang. Kegiatan tersebut diadakan pada hari rabu tanggal 4 Desember 2019 yang dihadiri seluruh penyuluh se Kabupaten Ketapang yang terdiri dari Penyuluh PNS, THL TBPP dan THL Revitalisasi Perkebunan, Honor Daerah dan Pendamping Kegiatan IPDMIP dengan total Peserta sebanyak 161 orang dari 18 BPP di 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Ketapang. Husaini,S.PKP. selaku Ketua Pelaksana kegiatan Bimtek ini dalam laporannya menyampaikan bahwa semua penyuluh se Kabupaten Ketapang diundang dan datang dalam kegiatan ini. kegiatan Bimtek mengusung tema penyuluh tangguh petani maju, diharapkan dengan mengikuti bimtek ini para penyuluh menginggat kembali, tahu dan mengetahui tugas dan fungsinya sehingga dapat lebih intensif dan lebih baik lagi dalam melakukan pendampingan kegiatan usaha tani para petani disetiap wilayah kerjanya, sambungnya. Kegiatan Bimtek ini dibuka secara resmi dan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Peternakan dna Perkebunan Ir. L. Sikat Gudag. M.Si. beliau menyampaikan bahwa saat ini Dinas Pertanian peternakan dan perkebunan sedang dalam keadaan sibuk para pejabat, rapat-rapat menjelang akhir tahun ini. akan tetapi hal tersebut tidak menghalangi niat baik kita dalam melakukan kegiatan Bimtek ini. Kegiatan ini dilakukan Supaya penyuluh mengetahui tentang hal yang berkaitan dengan kegiatan penyuluhan. Saya berharap penyuluh dapat mengetahui usulan-usulan pembangunan di daerahnya. Para penyuluh diharuskan membawa teknologi saat melakukan kunjungan penyuluhan, sehingga dalam kegiatan penyuluhan dapat berjalan lancar, saya berharap penyuluh aktip di wilayah kerja masing masing; Imbuhnya. Di BPP setiap Kecamatan, Kadis menyampaikan bahwa koordinator harus mampu menyemangati dan mengontrol kegiatan setiap penyuluh di wilayah kerjanya. Penyuluh harus membawa perubahan kearah kebaikan. bukan hanya kegiatan rutinitas. kalau hanya hadir tiada gunanya. penyuluh harus jadi agen perubahan (agen of change). Para penyuluh harus terlebih dahulu dengan memberi contoh dengan memanfaatkan potensi dengan benar, penyuluh diberikan kebebasan berusaha untuk menjadi agen agen pertanian demi menuju arah yang lebih baik. Saya berharap penyuluh bisa kuat, rajin dan selalu semangat dalam melakukan rutinitasnya, semoga dalam kegiatan bimtek ini lebih dapat menyemangati para penyuluh dalam kegiatan sehari-harinya dilapangan. Saat ini Petani banyak yang belum siap menerima teknologi. akan tetapi teknologi dari penyuluh sangat banyak. Penyuluh selalu tidak jemu-jemu mengajak petani dalam kegiatan usaha taninya, penyuluh harus memfasilitasi usaha tani masyarakat, penyuluh dapat berbuat dengan melakukan penyuluhan tanpa bicara, membuat demplot sehingga petani melihat langsung bukti dari teknologi yang dibawa oleh penyuluh dan petani bisa mengikuti apa yang telah dilakukan penyuluh. Demplot bisa dijadikan ajang pembelajaran petani dan menjadi bukti bahwa teknologi yang dibawa penyuluh memang benar dan membuat penyuluh akan menjadi lebih berwibawa., diakhir sambutannya beliau berharap para penyuluh dapat mengikuti kegiatan bimtek ini dengan baik karena dinas sudah mendatangkan narasumber yang berkompeten dalam bidangnya dari pusat penyuluhan pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia Ibu Ir. Siti Nurjanah,MMA. Seorang Penyuluh Senior (Penyuluh Pertanian Utma) yang sudah banyak pengalamannya dalam kegiatan penyuluhan untuk pembangunan pertanian yang lebih baik. Penulis : Syahrudin,SP Penyuluh Pertanian Pertama Kabupaten Ketapang Verifikator : Nini Marina,S.Hut. Kepala Bidang Penyuluhan