Loading...

Distribusikan Benih Jagung

Distribusikan Benih Jagung
Salam Kostratani #pertaniantidakberhenti Jagung (Zea mays) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang strategis dan bernilai ekonomis serta mempunyai peluang untuk dikembang- kan karena kedudukannya sebagai sumber utama karbohidrat setelah beras. Jagung dapat dikonsumsi secara langsung maupun dalam bentuk olahan. Kegunaan lain dari jagung adalah untuk pakan ternak, bahan baku industri. Batang dan daunnya dapat juga dimanfaatkan sebagai pakan ternak ruminansia Jagung yang kita kenal ada dua jenis yaitu jagung manis yang tergolong dalam sayuran setelah panen langsung di pasarkan dan diolah menjadi jagung bakar atau jagung rebus dan diolah untuk sayur. Serta jagung pipil atau jagung hibrida yang setelah dipanen perlu dikeringkan beserta tongkolnya atau dipipil dipisahkan antara biji jagung dengan tongkolnya dan dipasarka dalam bentuk biji jagung yang sudah kering. Ditengah merebaknya pandemi covid-19 tidak menyurutkan kerja Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Kartanegara, terus melaksanakan program-program yang telah direncanakan. Agar tetap tersedia bahan pangan dan bahan baku industri yang berasal dari produk pertanian. Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki potensi yang sangat besar untuk mengem- bangkan komoditas jagung dengan tersedianya lahan kering fungsional yang siap ditanami. Pada tahun anggran 2020 berdasarkan Surat keputusan Kepala Dinas Pertanian Nomor : B.55/SK/DISTANAK/I/2020 tertanggal 6 Januari 2020, tentang Penetapan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) Kegiatan Bantuan Pemerintah Benih Jagung Hibrida Tahun Anggaran 2020. Dalam surat keputusan tersebut bantuan benih jagung diberikan kepada 55 kelompok tani tersebar di 12 kecamatan dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Ada dua varietas benih jagung hibrida pada tahun anggaran 2020 yaitu varietas Asia 92 yang sebanyak 11.925 kg yang disebarkan di 7 kecamatan 28 desa dan 35 kelompoktani. Varietas Pertiwi 2 sebanyak 8.325 kg yang disebarkan di 5 kecamatan 10 desa dan di 20 kelompoktani. Mulai disebarkan sejak tanggal 14 April 2020. Jumlah benih jagung hibrida sebanyak 20.250 kg. Dengan kebutuhan benih 15 kg / ha maka luas tanam yang ada adalah 1.350 ha. Dari 12 kecamatan yang ada telah mewakili tiga wilayah yaitu wilayah pantai atau pesisir yaitu kecamtan Muara Badak, Marangkayu, Samboja dan Anggana, wilayah tengah kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu, Muara kaman, Loa Kulu dan wilayah hulu kecamatan Muara Wis, Muara Muntai dan Kecamatan Kembang Janggut. Dengan adanya perbedaan varietas ini, mana yang memberikan produktivitas lebih baik atau mampu beradaptasi lebih baik sesuai dengan kondisi tanah dan iklim di kutai kartanegara Sugiono,S.P., M.M, selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura berharap, benih jagung yang telah di tangan petani segera ditanam dan dipelihara dengan baik sesuai dengan petunjuk teknis dan arahan dari penyuluh pertanian di wilayahnya, agar produktivitas tanaman optimal sehingga mampu memberikan pendapatan yang optimal serta meningkatkan kesejahteraannya. Untuk pemasaran jagung hibrida di kabupaten Kutai Kartanegara telah terbentuk Asosiasi Petani Jagung Indonesia yang siap membeli hasil panen jagung dari petani sesuai dengan harga pasar. Petani jangan kawatir nanti hasil produksinya tidak ada yang membeli. Penulis : Ir. I Wayan Gede Sumehartha Penyuluh Pertanian Madya Kepala Bidang Usaha dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Kartanegara Ananias, S.Hut.,M.P Nip. 198101152005021003 Penyuluh, Ir. I Wayan Gede Sumehartha Nip. 19630916 199103 1 008